Masjidil Haram: Mengapa Disebut Haram dan Apa Kedudukannya?

Masjidil Haram: Mengapa Disebut Haram dan Apa Kedudukannya?

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 6 Mei 2026 - 05:15
share

Mengapa Masjidil Haramdiberi nama Haram? Apa alasannya dan apa kedudukan tempat suci di Kota Makkah ini? Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.

Masjidil Haram atau disebut juga Masjid Al-Haram adalah sebuah masjid yang terletak di pusat Kota Makkah, Arab Saudi. Masjidil Haram dibangun mengelilingi Kakbah yang menjadi arah kiblat umat Islam saat beribadah salat.

Bukan tanpa alasan, mengapa Masjidil Haramdisebut haram terjadi karena beberapa faktor yang melandasinya. Mengutip buku Tapak Sejarah Seputar Kota Makkah-Madinah yang ditulis Muslim H Nasution, salah satu alasan Masjidil Haram atau Kota Makkah disebut Haram karena di dalamnya terdapat tapal batas yang tidak boleh dilewati oleh orang-orang kafir.

Ketentuan ini termaktub dalam Al Quran Surat At Taubah ayat 28, Allah SWT berfirman:يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْمُشْرِكُوْنَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هٰذَا ۚوَاِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيْكُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖٓ اِنْ شَاۤءَۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Artinya: “Wahai orang-orang beriman! Sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis (kotor jiwanya). Karena itu janganlah mereka mendekati Masjidil Haram setelah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin (karena orang kafir tidak datang), maka Allah akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, apabila Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Baca juga:6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji

Beberapa Alasan Masjidil Haram Dinamai 'Haram':

1. Haram Dimasuki Kafir

Alasan pertama Masjidil Haram disebut haram yakni tercantum dalam firman Allah SWT lewat surat At-Taubah yang berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini,” (QS. At-Taubah: 28).

Ayat tersebut menjelaskan tentang Masjidil Haram yang haram dimasuki masyarakat kafir alias nonmuslim.Makna najis dalam ayat di atas adalah najis maknawi, di mana jasad seorang kafir tetap suji dan bekas makan minumnya pun bukan sesuatu yang harus dihindari.

2. Batas Tanah Haram

Alasan kedua mengapa Masjidil Haram disebut haram antara lain menyangkut aturan terkait batas miqat makani.Batas tanah ini dimaknai berlaku buat para jemaah haji. Intinya, batas-batas miqat itu menandakan bahwa seorang nonmuslim sudah tidak boleh lagi masuk ke dalamnya. Batas-batas tersebut yakni Dzatu ‘Irqin di sebelah timur, yakni batas orang yang masuk dari arah negara Iraq.Sementara arah tenggara ada Qarnul Manazil, paling selatan yaitu Yalamlam yang merupakan arah dari negeri Yaman.

Itulah kaitan penamaan masjid yang menggunakan kata “haram” ini. Kemudian dari arah utara, beberapa kilometer dari Madinah, ada Bi’ru Ali atau disebut juga Dzil Hilaifah. Sebelah barat ada Juhfah atau disebut Rabigh.

Kota Makkah sendiri sebetulnya sudah masuk wilayah tanah haram bedasarkan batas miqat makani, sehingga diartikan orang kafir tidak boleh masuk sana.

3. Haram Membawa Senjata

Masjidil Haram sendiri mengharamkan jemaah atau siapapun umat Muslim yang menginjak tanah Makkah membawa senjata.

Terdapat sebuah hadis yang mendukung alasan ini sebagai berikut:

“Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu, ia berkata: ‘saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : ‘Tidak diperbolehkan bagi kalian membawa senjata di Makkah,'” (HR Muslim).

4. Haram Menumpahkan Darah dan Mematahkan Tumbuhan

Alasan terakhir penamaan Masjidil Haram karena di sana benar-benar diharamkan adanya pertumpahan darah serta mematahkan tumbuhan.“…Maka sejak itu (negeri Makkah) haram dengan keharaman Allah hingga hari kiamat, duri-durinya tidak boleh dipatahkan, binatang buruannya tidak boleh di usir (diganggu), barang yang jatuh di Makkah tidak boleh diambil, kecuali untuk mencari (pemiliknya), tumbuh-tumbuhannya tidak boleh ditebang…,” (HR Bukhari dan Muslim).

Kedudukan Baitul Haram

Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijridalam kitab "Ringkasan Fiqih Islam" menyebutkan tentang kedudukan Baitulharam . Allah SWT menjadikan Baitul Haram diagungkan, menjadikan Masjidilharam sebagai halaman baginya, menjadikan kota Makkah sebagai halaman bagi Masjidil haram, menjadikan tanah haram sebagai halaman bagi Makkah, menjadikan miqat-miqat sebagai halaman bagi tanah haram dan menjadikan semenanjung Arab sebagai halaman bagi miqat.

Tanah haram mempunyai beberapa keistimewaan, yang terpenting adalah: berlipat pahala salat padanya, besarnya dosa kejahatan padanya, orang musyrik diharamkan memasukinya, diharamkan memulai perang padanya, diharamkan memotong (menebang) pohon dan rumputnya kecuali izkhir (nama jenis rumput), diharamkan memungut barang temuannya kecuali untuk mengumumkannya, diharamkan membunuh atau memburu binatang buruannya, dan padanya permulaan rumah yang diletakkan untuk manusia.

Semua itu sebagai keagungan dan kemuliaan untuk Baitullah al-Haram. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

إِنَّ أَوَّلَ بَيۡتٖ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكٗا وَهُدٗى لِّلۡعَٰلَمِينَ ٩٦ فِيهِ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتٞ مَّقَامُ إِبۡرَٰهِيمَۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنٗاۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلۡبَيۡتِ مَنِ ٱسۡتَطَاعَ إِلَيۡهِ سَبِيلٗاۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ ٱلۡعَٰلَمِينَ [ال عمران: ٩٦، ٩٧]

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. [ QS Ali ‘Imran : 96-97].

Baca juga:Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Saat Melaksanakan Ibadah Haji

Topik Menarik