Tim Pengacara ADOR Mundur di Tengah Gugatan Ratusan Miliar terhadap Danielle NewJeans
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, agensi hiburan ADOR dikabarkan kehilangan seluruh tim pengacaranya. Sebelumnya, ADOR mengajukan gugatan ganti rugi sekitar 43 miliar won (sekitar 29 juta dolar AS) terhadap Danielle, mantan anggota NewJeans, beserta pihak lain yang terkait.
Pada 29 April, Xportsnews melaporkan bahwa lima pengacara dari Kim & Chang firma hukum yang selama ini mewakili ADOR—telah resmi mengundurkan diri. Keputusan ini terjadi kurang dari sebulan setelah sidang praperadilan pertama, sehingga memicu berbagai spekulasi mengenai alasan di balik langkah tersebut.
Baca Juga : ADOR Sita Ibu Danielle, Gugatan Rp500 Miliar Kian Memanas
Dengan mundurnya tim hukum ini, HYBE sebagai induk perusahaan ADOR kini harus menunjuk kuasa hukum baru. Kondisi ini juga berpotensi membuat proses persidangan menjadi lebih panjang.
Terjerat Pinjol hingga Perjanjian Iblis: Film Horor Aku Harus Mati Hadir di Bioskop 2 April 2026
Di sisi lain, tim kuasa hukum Danielle tetap tidak berubah dan akan terus menangani kasus ini.Sebelumnya, dalam sidang praperadilan pertama yang digelar pada 26 Maret di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, kedua pihak sempat berselisih soal jalannya proses hukum. Pihak Danielle menuding ADOR sengaja memperlambat proses dengan meminta penundaan sidang selama dua bulan.Baca Juga : Sidang Gugatan ADOR ke Danielle NewJeans Dimulai, Tuntutan Tembus Rp480 Miliar
Menanggapi tudingan tersebut, ADOR membantah dan menegaskan bahwa kasus ini melibatkan banyak isu kompleks yang membutuhkan penelaahan mendalam. Pengadilan kemudian menetapkan jadwal sidang lanjutan pada 14 Mei dan 2 Juli.
Kasus ini sendiri bermula pada Desember lalu, ketika ADOR mengeluarkan Danielle dari NewJeans dengan alasan pelanggaran serius terhadap kontrak eksklusif. Tak hanya itu, ADOR juga melayangkan gugatan ganti rugi besar terhadap Danielle, salah satu anggota keluarganya, serta mantan CEO ADOR, Min Hee-jin.










