Jurusan Unair dengan Peluang Lolos SNBT 2026 Lebih Besar, Ini Daftarnya

Jurusan Unair dengan Peluang Lolos SNBT 2026 Lebih Besar, Ini Daftarnya

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 13 April 2026 - 18:03
share

Calon mahasiswa yang berencana mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dapat mulai menyusun strategi sejak dini. Salah satu caranya adalah dengan melihat data keketatan program studi pada SNBT 2025 di Universitas Airlangga (Unair) sebagai bahan pertimbangan.

Berdasarkan data resmi PPMB Unair, tingkat keketatan menjadi indikator penting dalam membaca peluang masuk. Semakin besar persentase keketatan suatu program studi, maka persaingan cenderung lebih longgar, sehingga peluang lolos menjadi lebih besar.

Baca juga: 5 Jurusan Itera Paling Diminati di SNBT 2026, Total Pendaftar Capai 18.130 Orang

JurusanSaintek Unair dengan Peluang Lebih Besar

Dikutip dari laman Unair, Senin (13/4/2026), pada rumpun Saintek jenjang sarjana, sejumlah jurusan kuliahmenunjukkan tingkat keketatan yang relatif tinggi. Artinya, peluang masuk bagi calon mahasiswa juga lebih terbuka.

Beberapa prodi dengan peluang besar antara lain:

Akuakultur (FIKKIA Banyuwangi): 33,04

Fisika: 22,38Teknologi Hasil Perikanan: 21,13

Akuakultur: 20,44

Matematika: 18,26

Selain itu, program studi seperti Biologi (14,07) dan Kimia (12,33) juga tergolong memiliki persaingan lebih rendah dibandingkan jurusan bidang kesehatan yang umumnya sangat ketat.

Baca juga: Jurusan Unair dengan Keketatan Tertinggi untuk SNBT 2026, Kedokteran Hingga Psikologi

JurusanSoshum yang Bisa Jadi Alternatif Strategis

Sementara pada rumpun Soshum, terdapat sejumlah program studi dengan peminat relatif lebih sedikit sehingga peluang masuk lebih besar.

Di antaranya:Ilmu Sejarah: 16,10

Bahasa dan Sastra Indonesia: 12,31

Ekonomi Islam: 11,54

Bahasa dan Sastra Inggris: 11,00

Bahasa dan Sastra Jepang: 10,10

Program studi tersebut dapat menjadi alternatif di tengah tingginya persaingan pada jurusan populer seperti Psikologi dan Ilmu Komunikasi.

Peluang di Sarjana Terapan dan Diploma

Pada jenjang Sarjana Terapan, peluang terbesar terlihat pada:Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol: 9,31

Teknologi Veteriner: 6,91

Pengobatan Tradisional: 6,21

Manajemen Perhotelan: 4,54

Adapun pada jenjang Diploma III, hampir seluruh jurusan kuliah memiliki tingkat keketatan yang relatif longgar. Beberapa di antaranya:

Akuntansi: 1,70Perpajakan: 1,69

Bahasa Inggris: 1,57

Manajemen Pemasaran: 1,44

Keperawatan: 1,15

Data ini menunjukkan bahwa jalur vokasi juga dapat menjadi pilihan realistis bagi calon mahasiswa yang ingin memperbesar peluang lolos SNBT.

Topik Menarik