5 Fakta Vaksin Campak Orang Dewasa, Nomor 4 Wajib Diperhatikan!
JAKARTA, iNews.id – Vaksin campak kini tak lagi hanya diperuntukkan bagi anak-anak. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memperbolehkan penggunaan vaksin campak untuk orang dewasa, seiring meningkatnya risiko pada kelompok usia tersebut.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebagian kasus campak di Indonesia kini juga menyerang orang dewasa. Para ahli pun mengingatkan, kondisi ini tidak bisa dianggap sepele.
Karena itu, orang dewasa disarankan untuk terima vaksin campak. Sebelumnya, Anda perlu tahu beberapa fakta vaksin campak untuk orang dewasa berikut ini.
5 Fakta Vaksin Campak Orang Dewasa
1. Orang Dewasa Kini Jadi Kelompok Berisiko
Sekitar 8 persen kasus campak terjadi pada orang dewasa. Risiko ini meningkat terutama pada mereka yang memiliki penyakit penyerta, mobilitas tinggi, atau sistem imun lemah.
2. Vaksin Campak Sudah Disetujui untuk Dewasa
BPOM telah memberikan lampu hijau penggunaan vaksin campak bagi orang dewasa, termasuk vaksin MR, MMR, hingga vaksin campak tunggal.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam konferensi pers beberapa hari lalu, menegaskan, "Persetujuan ini merupakan hasil kajian ketat berbasis data ilmiah, sekaligus bentuk komitmen BPOM dalam memastikan setiap intervensi kesehatan memenuhi standar keamanan dan khasiat."
3. Kekebalan Bisa Menurun Tanpa Disadari
Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI, FINASIM, mengungkapkan bahwa kekebalan terhadap campak tidak selalu bertahan seumur hidup.
"Antibodi bisa menurun 15–20 tahun setelah vaksinasi. Bahkan, ada individu yang sejak awal tidak membentuk kekebalan optimal," ujarnya.
4. Banyak Orang Dewasa Tidak Punya Perlindungan Lengkap
Tidak semua orang dewasa memiliki riwayat imunisasi yang jelas. Sebagian lahir sebelum program vaksinasi berjalan optimal atau belum pernah mendapatkan dua dosis vaksin.
"Bagi orang dewasa yang tidak memiliki bukti kekebalan atau belum pernah menerima dua dosis vaksin, vaksinasi MMR sangat perlu dilakukan," kata dr Sukamto.
5. Vaksinasi Jadi Kunci Cegah Komplikasi dan Wabah
Vaksinasi pada orang dewasa dinilai penting untuk mencegah komplikasi berat sekaligus mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).
"Kasus pada tenaga medis baru-baru ini adalah alarm bagi kita semua," ujar dr Sukamto.
Ya, beberapa waktu lalu ramai di media sosial kabar dokter meninggal dunia akibat infeksi campak. Beberapa sumber menyebutkan bahwa dokter tersebut tertular virus dari pasiennya.
Dokter Sukamto menambahkan, upaya ini juga penting untuk mendukung target herd immunity hingga 95 persen.
Selain itu, penting untuk mengedukasi publik terkait hal ini. Country Medical Lead MSD Indonesia, dr Amrilmaen Badawi, menyebut bahwa kesadaran saja tidak cukup tanpa tindakan nyata.
"Memastikan imunisasi lengkap dan mencari informasi dari sumber terpercaya menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan," ujarnya.
Dengan meningkatnya risiko pada orang dewasa, vaksinasi campak kini menjadi langkah perlindungan yang tidak bisa ditunda.










