Apakah Orang Dewasa Bisa Terkena Campak 2 Kali?
JAKARTA – Campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular dan telah lama menjadi masalah kesehatan masyarakat. Banyak orang bertanya, apakah seseorang termasuk orang dewasa bisa terkena campak lebih dari satu kali?
Apakah Campak Bisa Terjadi Dua Kali?
Melansir laman Livhospital, secara umum, kemungkinan terkena campak dua kali sangat kecil. Setelah seseorang terinfeksi atau mendapatkan vaksin, tubuh akan membentuk kekebalan jangka panjang, bahkan seumur hidup.
Saat terpapar virus campak, sistem imun akan menghasilkan antibodi serta sel memori yang “mengingat” virus tersebut. Hal ini membuat tubuh mampu melawan infeksi yang sama di masa depan.
Menurut otoritas kesehatan, kasus seseorang terkena campak lebih dari sekali yang terkonfirmasi secara medis sangat jarang terjadi.
Bagaimana Kekebalan Terbentuk?
Ketika virus masuk ke dalam tubuh:
- Sistem imun memproduksi antibodi
- Antibodi melawan dan menetralisir virus
- Sel imun (sel T dan sel B) membentuk memori jangka panjang
Inilah yang membuat seseorang biasanya hanya mengalami campak sekali seumur hidup.
Selain infeksi alami, vaksin seperti Vaksin MMR juga mampu memberikan perlindungan tanpa harus mengalami penyakitnya.
Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai
Gejala awal campak meliputi:
- Demam
- Batuk
- Mata merah
- Hidung berair
Beberapa hari kemudian, akan muncul ruam khas di kulit. Penularan bisa terjadi melalui udara atau percikan batuk dan bersin, bahkan sebelum ruam muncul.
Siapa yang Berisiko Terkena?
Meski jarang terjadi dua kali, risiko tetap ada pada:
- Orang yang belum divaksin
- Individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah
- Orang dengan respons imun yang tidak optimal
Sebagian besar orang hanya mengalami campak sekali seumur hidup karena tubuh sudah memiliki kekebalan yang kuat setelah infeksi atau vaksinasi. Meski demikian, vaksinasi tetap menjadi langkah terbaik untuk mencegah penyakit ini dan mengurangi risiko komplikasi.







