9 Jurusan Terketat SNBP 2026 di Universitas Brawijaya, Kedokteran Diperebutkan!
Universitas Brawijaya (UB) kembali mencatat tingginya persaingan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Dari total 33.498 pendaftar, hanya sekitar 3.900 siswa yang berhasil lolos seleksi.
Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Imam Santoso, mengutip laman UB, KaMIS (2/4/2026), mengungkapkan bahwa sejumlah program studi (prodi) favorit memiliki tingkat keketatan yang sangat tinggi, terutama di bidang Kedokteran dan Ilmu Hukum.
Baca juga: Universitas Brawijaya Masuk 600 Besar Dunia Kampus Lulusan Siap Kerja
Berikut daftar jurusan dengan keketatan tertinggi di Universitas Brawijaya jalur SNBP 2026:
9 Jurusan Paling Ketat Universitas Brawijaya di SNBP 2026
1. Kedokteran (Saintek)
- Peminat: 1.405 orang - Daya tampung: 64 mahasiswa - Menjadi prodi paling kompetitif di kelompok saintek2. Farmasi (Saintek)
- Peminat: 1.181 orang - Daya tampung: 36 mahasiswa - Persaingan sangat ketat dengan rasio penerimaan rendahBaca juga: 20 Jurusan Universitas Brawijaya Paling Diminati di SNBP 2026, Kedokteran Diserbu 1.434 Pendaftar
3. Kedokteran Gigi (Saintek)
- Peminat: 991 orang - Daya tampung: 33 mahasiswa - Termasuk tiga besar prodi dengan peminat terbanyak4. Teknik Industri (Saintek)
- Peminat: 775 orang - Daya tampung: 44 mahasiswa - Masuk lima besar prodi favorit di saintek5. Ilmu Hukum (Soshum)
- Peminat: 1.378 orang - Daya tampung: 133 mahasiswa - Menjadi prodi paling diminati di kelompok soshum6. Psikologi (Soshum)
- Peminat: 1.135 orang - Daya tampung: 58 mahasiswa - Tingkat persaingan tinggi karena kuota terbatas7. Manajemen (Soshum)
- Peminat: 1.074 orang - Daya tampung: 75 mahasiswa - Selalu menjadi pilihan favorit calon mahasiswa8. Akuntansi (Soshum)
- Peminat: 1.065 orang - Daya tampung: 94 mahasiswa - Stabil sebagai prodi dengan peminat tinggi9. Administrasi Bisnis (Soshum)
- Peminat: 1.025 orang - Daya tampung: 90 mahasiswa - Masuk daftar prodi dengan kompetisi ketatSelain itu, Universitas Brawijaya juga mencatat minat yang cukup baik pada program studi baru. Prodi Bioinformatika memiliki tingkat keketatan sekitar 16 dengan 73 pendaftar dan 12 mahasiswa diterima. Sementara itu, Industri Peternakan Cerdas mencatat keketatan sekitar 23 dengan 20 mahasiswa lolos dari 86 pendaftar.Prof. Imam Santoso berharap tingginya tingkat persaingan ini dapat membantu UB menjaring mahasiswa dengan kualitas akademik terbaik.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos SNBP 2026, diwajibkan segera melakukan daftar ulang melalui laman resmi SELMA UB. Proses ini bertujuan untuk verifikasi kelengkapan syarat sebelum resmi menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya.
Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil, UB tetap memberikan semangat untuk mencoba jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
“Terus semangat, berusaha, dan berdoa. Yang terbaik tidak selalu yang terlihat paling unggul,” pesan Prof. Imam.










