Luke J. Lindberg Cicip Gohu Khas Maluku hingga Masakan Rumahan, Apresiasi Olahan Indonesia
Dapur MasterChef Indonesia Season 13 kedatangan tamu spesial, Luke J. Lindberg, Under Secretary for Trade and Foreign Agricultural Affairs dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Luke hadir sebagai juri tamu (guest judge) dan berkesempatan mencicipi hasil masakan para kontestan.
Dalam kesempatan ini, Luke ingin kontestan memgolah seafood khususnya salmon Coho dan Sockeye asal Alaska. Di mana bahan ini sering dimasak Luke sebagai olahan menu harian di rumahnya karena fleksibel dan mudah diolah.
Luke tampak antusias ketika mencicipi masakan kontestan bernama Bunga. Di mana Bunga saat itu menyajikan menu Goju asal Maluku.
Baca Juga : Luke J. Lindberg Buka Tantangan MasterChef Indonesia, Bawa Seafood asal Alaska
Bunga menyajikan salmon dengan dressing serai, cabai merah, bawang merah, daun jeruk purut, dan jeruk songkit yang menjadi ciri khas Gohu. Ia mengaku sengaja memilih konsep Gohu untuk menonjolkan rasa alami salmon tanpa terlalu banyak teknik memasak. Kesegaran salmon khas Alaska itu dipadukan dengan berbagai cita rasa dan aromatik khas Indonesia. Tak disangka, olahan jeruk songkit dengan salmon ini mendapat pujian dari Luke.
"Saya rasa warnanya sangat indah. Cara penyajiannya di atas piring sangat bagus, sangat menarik untuk dilihat, keragaman warnanya menarik. Dan saya suka rasa sitrus dengan salmonnya. Saya penggemar berat itu," ujarnya saat mencicipi masakan Bunga.
Baca Juga : Vidi Aldiano, Sosok di Balik Menu Butterscotch Sea-Salt Latte yang Jadi Favorit Pecinta Kopi
Selain masakan khas Maluku yang dibuat kontestan Bunga, Luke juga mencicipi hidangan dari kontestan Stephanie yang terinspirasi dari masakan rumahan. Stephanie mengolah salmon Sockeye, black cod, dan scallop dengan teknik poaching, kemudian memadukannya dengan lapisan remah berbahan almond, keju parmesan, dan remah roti.
Hidangan tersebut dilengkapi dengan mayones serta salad adas dan apel untuk memberikan kesegaran. Luke memuji masakan Stephanie dan menyebutnya sangat berpotensi disukai anak-anak.Stephanie juga sebelumnya menjelaskan bahwa menu ini sering ia masak di rumah karena menjadi menu kesukaan anaknya yang berusia lima tahun. Luke pun setuju dengan statement Stephanie dan menyebut anaknya juga pasti menyukai menu terebut.
Luke mengatakan menu rumahan yang dimasak Stephanie memang dominan dengan kentang, namun ia mengapresiasi keseimbangan tekstur dari masakan tersebut.
"Anak saya yang berusia 6 tahun akan sangat menyukai ini. Saya setuju ada banyak kentang, tapi rasa pada kegaringan di bagian luar dan mayonesnya luar biasa. Sangat bagus. Terima kasih," ujar Luke.










