Diabetes Tipe 5 Bisa Serang Anak Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini
JAKARTA, iNews.id – Diabetes tipe 5 bisa serang anak muda dan kerap luput dari perhatian karena belum banyak dikenal masyarakat. Selama ini, publik lebih familiar dengan diabetes tipe 1, tipe 2, serta diabetes gestasional. Padahal, ada bentuk lain yang berbeda mekanisme dan penyebabnya, yakni diabetes tipe 5.
Diabetes tipe 5 bukan diagnosis resmi yang diakui secara luas di seluruh dunia seperti tipe 1 atau tipe 2. Namun, kondisi ini merujuk pada gangguan diabetes yang dipicu oleh kelainan genetik sangat spesifik. Mutasi pada gen tertentu memengaruhi produksi atau fungsi insulin di dalam tubuh.
Secara sederhana, diabetes tipe 5 sering dianalogikan sebagai diabetes monogenik. Artinya, gangguan ini hanya melibatkan satu gen yang bermasalah, berbeda dengan diabetes tipe 2 yang umumnya dipengaruhi kombinasi faktor genetik dan lingkungan.
Mutasi gen tersebut berperan penting dalam proses produksi insulin atau fungsi sel pankreas. Ketika terjadi gangguan, tubuh tidak mampu memproses glukosa secara normal. Akibatnya, kadar gula darah meningkat meski tidak disebabkan oleh resistensi insulin seperti pada diabetes tipe 2.
Kondisi ini membuat diabetes tipe 5 bisa serang anak muda yang tidak memiliki faktor risiko umum. Mereka mungkin tidak mengalami obesitas, tidak memiliki pola makan tidak sehat, bahkan tidak punya riwayat keluarga diabetes tipe 2. Namun, mutasi gen tertentu menyebabkan sel beta pankreas tidak mampu memproduksi insulin dengan baik atau tubuh tidak merespons insulin secara optimal.
Ketika insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya, glukosa tetap berada di dalam aliran darah. Situasi ini memicu hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi. Jika tidak terdeteksi dan ditangani, kondisi tersebut bisa berdampak pada berbagai organ tubuh.
Kenali Gejala Diabetes Tipe 5
Secara umum, gejala diabetes tipe 5 mirip dengan diabetes lainnya. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain sering buang air kecil, rasa haus berlebihan, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, mudah lelah, dan pandangan kabur.
Gejala tersebut muncul karena kadar glukosa darah yang tinggi memengaruhi fungsi organ dan sistem tubuh. Tubuh berusaha membuang kelebihan gula melalui urine, sehingga penderita menjadi lebih sering ke kamar mandi dan mudah merasa haus.
Karena penyebabnya bersifat genetik, diabetes tipe 5 bisa muncul pada usia lebih muda. Bahkan, kondisi ini dapat ditemukan pada remaja atau dewasa muda yang secara fisik terlihat sehat dan tidak masuk kategori berisiko tinggi diabetes tipe 2.
Diabetes tipe 5 bisa serang anak muda tanpa riwayat keluarga diabetes sekalipun. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala yang muncul, terutama jika berlangsung terus-menerus.
Jika mengalami tanda-tanda seperti sering buang air kecil, haus berlebihan, atau penurunan berat badan tanpa sebab, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan. Deteksi dan penanganan dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi lebih lanjut akibat diabetes tipe 5.










