Menkes Ajak Masyarakat Tak Takut Deteksi Dini: Kanker Bisa Disembuhkan

Menkes Ajak Masyarakat Tak Takut Deteksi Dini: Kanker Bisa Disembuhkan

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 6 Februari 2026 - 06:30
share

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan atau skrining kanker. Imbauan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Kanker Sedunia yang digelar oleh RS Kanker Dharmais.

Menteri Kesehatan menegaskan bahwa seiring kemajuan teknologi medis, kanker bukan lagi penyakit yang tidak dapat diobati.

“Kanker sekarang itu bisa disembuhkan. Jadi tidak usah takut bahwa, aduh, kalau kena kanker lebih baik saya tidak diperiksa saja,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga : Pasien Cuci Darah Tak Bisa Berobat Pakai BPJS, Begini Penjelasan Kemenkes

Menurutnya, kunci utama keberhasilan pengobatan kanker terletak pada kecepatan menemukan sel kanker sejak stadium awal melalui deteksi dini.Sebagai langkah konkret, pemerintah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis setiap tahun bagi 280 juta penduduk Indonesia melalui program Presiden Prabowo. Layanan tersebut mencakup skrining kanker payudara secara gratis, khususnya bagi perempuan berusia di atas 30 tahun.

Untuk memperluas akses layanan, pemerintah juga telah mendistribusikan 10.000 alat ultrasonografi (USG) ke berbagai puskesmas serta melatih dokter umum agar mampu melakukan skrining awal.

Baca Juga : Kasus Kanker di Indonesia Masih Tinggi, Kemenkes Soroti Lemahnya Deteksi Dini

Selain itu, fasilitas pendukung seperti layanan kemoterapi telah tersedia di 514 rumah sakit untuk menangani pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan.

“Jangan lagi ada rasa takut atau khawatir yang membuat kita enggan melakukan skrining,” tegas Menkes.

Ia menekankan bahwa kanker merupakan penyakit yang dapat diobati apabila ditemukan lebih cepat melalui pemanfaatan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah.

Topik Menarik