Akun LinkedIn Prilly Latuconsina Mendadak Hilang Usai Polemik #OpenToWork
Akun LinkedIn milik aktris dan produser Prilly Latuconsina mendadak menghilang dari peredaran publik. Hilangnya akun tersebut terjadi di tengah polemik yang menyeret namanya, usai unggahan dan pemasangan fitur #OpenToWork di laman LinkedIn pribadinya menuai kecaman warganet.
Prilly sebelumnya mendapat sorotan tajam karena dinilai kurang menunjukkan empati dan sensitivitas terhadap kondisi kaum muda yang tengah berjuang mencari pekerjaan. Polemik itu pun dengan cepat meluas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari publik.
Baca juga: Omara Bela Prilly yang Dihujat Gegara Open To Work
Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Prilly Latuconsina telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia juga memberikan klarifikasi terkait maksud di balik penggunaan fitur #OpenToWork pada akun LinkedIn miliknya.
"Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus, kalau apa yang terjadi, telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman," kata Prilly Latuconsina, dikutip Rabu (4/2/2026).Baca juga: Prilly Latuconsina Pasang Status Open To Work, Ternyata Alumnus Kampus Ini
Dalam penjelasannya, Prilly menegaskan bahwa pemasangan fitur tersebut tidak dimaksudkan untuk merebut peluang kerja siapa pun. Ia menyebut langkah itu sebagai bagian dari proses belajar dan upaya memperluas jejaring profesional lintas industri.
"Terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba, ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapapun melainkan sebagai bagian proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," ujar kekasih Omara Esteghlal itu.
Akun LinkedIn Menghilang
Di tengah polemik yang berkembang, Prilly mengungkapkan bahwa akun LinkedIn miliknya kini tidak dapat diakses. Ia menyebut akun tersebut mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi hingga akhirnya bermasalah.Perempuan berusia 29 tahun itu memastikan hilangnya akun LinkedIn tersebut berada di luar kendalinya. Saat ini, ia masih menunggu proses pemulihan agar akunnya bisa kembali digunakan.
"Soal akun Linkedin yang sempat hilang, aku juga ingin menyampaikan secara terbuka bahwa hal tersebut diluar kendali ku," ujar Prilly."Karena saat itu akun Linkedin ku mengalami lonjakan aktifitas yang sangat tinggi dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka, dan sekarang dalam proses pemulihan," lanjutnya.
Prilly mengaku peristiwa ini menjadi pelajaran berharga baginya. Ia berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berharap dapat terus memberikan dampak positif, baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat luas.
"Ke depannya aku berkomitmen untuk menjalankan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang dan komitmen ini akan terus menjadi prioritas utama ku. Sekali lagi aku minta maaf dan telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua," pungkas Prilly.










