Ini Tugas 3 Asisten Pribadi Ammar Zoni di Rutan Salemba

Ini Tugas 3 Asisten Pribadi Ammar Zoni di Rutan Salemba

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 23 Januari 2026 - 21:56
share

JAKARTA, iNews.id – Fakta menarik terungkap dalam sidang lanjutan kasus peredaran narkotika yang menjerat aktor Ammar Zoni. Selama menjalani masa tahanan di Rutan Salemba, Ammar disebut memiliki tiga asisten pribadi yang mengurus kebutuhan pribadinya selama 24 jam penuh dengan sistem kerja bergantian.

Hal tersebut terungkap dari keterangan saksi meringankan bernama Muhammad Pebri saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pebri menjelaskan perannya sebagai salah satu asisten pribadi Ammar Zoni selama berada di dalam sel.

Pebri mengaku bertugas menyiapkan seluruh kebutuhan ibadah Ammar Zoni. Mulai dari pakaian hingga perlengkapan salat selalu dia persiapkan setiap kali Ammar hendak beribadah ke masjid.

“Setiap Bang Ammar ke masjid beribadah, saya yang siapkan. Bang Ammar mau salat, saya siapkan baju kokonya, kopiahnya, sajadahnya, segala macam,” ujar Pebri dalam persidangan.

Mendengar pengakuan tersebut, JPU sempat mempertanyakan status Pebri di dalam rutan. Pebri menegaskan dirinya bukan berstatus sebagai tamping atau tahanan pendamping.

“Bukan tamping, jadi ‘korpe’ lah Bu. Seperti semacam asisten,” ucapnya di hadapan majelis hakim.

Selain dirinya, Pebri juga menyebut dua nama lain yang turut menjadi asisten pribadi Ammar Zoni, yakni Black dan Jaya. Ketiganya menjalankan tugas secara bergantian dengan sistem shift selama 24 jam penuh.

“Tiga orang yang gantian, Bu. Saya, Black, sama Jaya. Ada shift-nya,” kata Pebri.

Pebri menjelaskan, Black dan Jaya memiliki tugas berbeda. Keduanya bertanggung jawab membersihkan kamar, mencuci perlengkapan makan, hingga menyiapkan alat mandi untuk mantan suami Irish Bella tersebut.

Saat ditanya mengenai imbalan atas tugas yang dijalani, Pebri mengaku tidak menerima bayaran berupa uang. Dia menyebut semua dilakukan atas dasar inisiatif untuk membantu sesama penghuni sel.

Sebagai gantinya, Pebri bersama rekan-rekannya mendapatkan kemudahan akses makanan dan fasilitas kenyamanan lainnya selama berada di dalam rutan.

“Ya namanya sekadar nempatin diri di situ ya Bu, ya kita dikasih makan gratis segala macam. Membantu dan inisiatif lah Bu,” ujarnya.

Topik Menarik