Bikin Cemas, Kemenkes Pastikan Wabah Super Flu Masih Terkendali

Bikin Cemas, Kemenkes Pastikan Wabah Super Flu Masih Terkendali

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 2 Januari 2026 - 23:30
share

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan kondisi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia masih dalam batas terkendali. Penyakit ini juga tidak menunjukkan tingkat keparahan lebih tinggi dibandingkan clade atau subclade influenza lainnya.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr Prima Yosephine mengatakan secara global peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 pada 2025. Lonjakan tersebut terjadi seiring masuknya musim dingin di negara tersebut. 

Sementara itu, subclade K pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan kini telah dilaporkan di lebih dari 80 negara.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,” ujar dr Prima, Jumat (2/1/2026).

Di dalam negeri, hasil surveilans menunjukkan influenza A(H3) masih menjadi varian yang paling dominan. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, tren kasus influenza nasional justru tercatat menurun dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang rampung pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI yang dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

“Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak,” katanya.
___

Topik Menarik