Bagaimana Cara Negosiasi Gaji? Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Bagaimana Cara Negosiasi Gaji? Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Gaya Hidup | BuddyKu | Jum'at, 13 Oktober 2023 - 15:42
share

Siapa yang ingin mengalami kenaikan gaji? Semua orang pasti menginginkannya. Selain tentang uang, gaji juga dipandang sebagai peningkatan jenjang karir dalam sebuah perusahaan. Namun, faktanya, tidak semua orang berani untuk menyuarakan keinginannya tersebut kepada Human Resources (HR) atau orang yang bertanggung jawab atas proses kenaikan gaji di dalam suatu perusahaan terkait.

Mungkin beberapa di antara kamu pernah merasa bahwa gaji yang diterima saat ini masih tidak sesuai dengan kinerja dan kontribusi yang telah diberikan kepada perusahaan, betul? Tetapi, ragu juga untuk melakukan negosiasi gaji dan bingung harus menawar gaji berapa? Tenang, karena artikel ini akan membantumu melakukan negosiasi gaji dengan cara yang sopan dan ampuh untuk dipraktekkan secara langsung kepada divisi HRD di kantor Lets go!

  1. Melakukan Riset

    Human Resource

    Negosiasi Naik Gaji

    Sebelum mendatangi HR dan melakukan negosiasi gaji. Penting untuk melakukan riset terlebih dahulu terkait kisaran upah terbaru pada wilayah atau daerah kantor tersebut, dan gaji yang diberikan untuk pekerjaan serta industri terkait. Perhatikan juga kisaran rata-rata gaji yang diberikan pada perusahaan tersebut terhadap karyawannya.

    Membicarakan gaji karyawan sering kali menjadi topik yang tidak mudah untuk dibicarakan, terlebih dengan sesama kolega satu perusahaan dan divisi. Padahal, topik mengenai gaji merupakan salah satu topik yang sangat penting untuk dibahas, agar dapat mengetahui kisaran gaji di dalam perusahaan tersebut dan dapat menggunakannya untuk melakukan negosiasi gaji dengan lancar.

  2. Menentukan Target Besaran Gaji yang Diinginkan dan Argumennya

    Setelah melakukan riset dan mendapatkan kisaran gaji rata-rata yang ingin disasar. Maka, langkah selanjutnya adalah menentukan target besaran gaji yang akan dinegosiasikan kepada perusahaan. Terdapat beberapa hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan target besaran gaji, yaitu:

  3. Pertimbangkan Benefit Lainnya

    Selain besaran gaji, seseorang juga dapat mempertimbangan berbagai fasilitas atau benefit lain yang menguntungkan sebagai seorang karyawan, diantaranya yaitu:

  4. Tampil Percaya Diri

    Sebelum melakukan proses negosiasi, pastikan bahwa kamu sudah mengetahui dengan jelas mengenai kelebihan, keahlian, prestasi, dan pengalaman yang dimiliki. Sehingga dapat memberikan menampilkan sikap dan pembawaan yang penuh percaya diri dan yakin terhadap nilai yang dimiliki sebagai seorang karyawan saat sedang melakukan proses negosiasi.

    Jangan takut untuk menyampaikan pendapat dan argumen yang rasional dan berdasarkan fakta. Pada umumnya, saat sedang berada dalam proses negosiasi, seseorang akan merasa lebih emosional. Oleh karena itu, usahakanlah untuk tetap bersikap tenang bahkan jika terdapat pertanyaan yang diluar ekspektasi.

    Jangan terlalu agresif karena akan memberikan kesan yang tidak baik bagi lawan bicara. Jangan juga membicarakan dan membandingkan dirimu dengan karyawan lain, karena dapat mengurangi rasionalitas dalam argumenmu dan terkesan tidak profesional.

  5. Bersikap Sopan

    Selain percaya diri, salah satu hal lain yang harus diperhatikan adalah sopan santun. Bawalah suasana yang ceria agar proses negosiasi berjalan dengan lebih lancar dan tidak mengintimidasi satu sama lain. Selain itu, kamu juga dapat lebih mudah untuk bertukar pikiran dengan atasanmu terkait alasanmu untuk melakukan negosiasi gaji.

    Perhatikan setiap tutur kata dan gaya tubuh yang ditampilkan. Berusahalah untuk tetap tersenyum dan menjaga nada bicara agar tetap halus dan sopan. Sehingga, lawan bicara pun akan merasa lebih dihargai dan senang dengan penampilanmu. Hal ini dapat menjadi salah satu nilai tambahan dari atasan untuk menyetujui negosiasi gaji yang kamu tawarkan, lho.

  6. Jelaskan Rencana Karier Masa Depan

    Untuk semakin menguatkan alasan kepada kamu pantas untuk mendapatkan kenaikan gaji, seseorang juga dapat menjelaskan rencana karier dan ide inovasinya di masa depan bagi perusahaan.

    Seseorang yang memiliki track record yang baik bagi perusahaan, dapat menjelaskan lebih detail terkait keterampilan dan tanggung jawab yang dimilikinya saat ini. Serta, memberi tambahan informasi terkait bagaimana cara untuk mengembangkan tanggung jawab tersebut dengan ide-ide yang inovatif dan menyakinkan bagi perusahaan bahwa orang tersebut layak untuk diberikan tanggung jawab yang lebih dengan upah yang juga meningkat.

  7. Berlatih dengan Teman

    Sebelum memulai proses negosiasi gaji, seseorang biasanya akan merasa tegang, khawatir, dan gugup. Oleh karena itu, berlatih dengan teman akan menjadi solusi terbaik untuk membuat dirimu lebih tenang dan siap untuk melakukan penawaran gaji. Kamu dapat mencari berbagai pertanyaan yang kerap ditanyakan pada saat seseorang akan melakukan negosiasi gaji di internet dan mempersiapkan jawabannya, serta melatihnya dengan seorang teman.

    Negosiasi gaji pada dasarnya adalah sebuah proses yang bertujuan untuk mendapatkan kesepakatan bersama antara 2 pihak atau lebih. Oleh karena itu, terdapat beberapa hal yang saling bertentangan dan tidak sesuai dengan ekspektasi semula. Pada saat situasi menjadi agak sedikit tegang inilah, seorang karyawan yang mengajukan negosiasi tersebut harus dapat membawa dirinya untuk terus bersikap positif dan sopan agar diskusi negosiasi tetap dapat berjalan dengan baik.

Bagaimana Jika Proses Negosiasi Gaji Tidak Berjalan Lancar?

Negosiasi Gaji

Jangan Khawatir Bila Negosiasi Gaji Gagal

Jika proses negosiasimu ternyata tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, kamu tetap dapat melakukan tukar pikiran dengan atasanmu dan menanyakan pertimbangan apa yang membuat mereka belum bisa menaikkan gajimu saat itu. Lalu, berusahalah untuk meningkatkan value diri terhadap perusahaan agar ketika nantinya kamu melakukan negosiasi gaji, sudah lebih matang dan penuh persiapan.

Topik Menarik