G30S PKI, Simak Nasihat Rasulullah tentang Larangan Memberontak hingga Wajib Mematuhi Pemimpin
HARI ini diperingati sebagai momen G30S PKI . Dikenal sebagai aksi pemberontakan yang terjadi pada 30 September 1965 hingga menyebabkan sejumlah korban jiwa.
Berkaitan dengan G30S PKI atau gerakan pemberontakan lainnya, agama Islam sudah jauh lebih dulu melarangnya. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bahkan memberi nasihat untuk tidak berkhianat dan wajib patuh kepada pemimpin yang sah.

Kaum Muslimin diajarkan taat kepada pemimpin dalam keadaan apa pun, suka maupun duka. Islam tidak pernah mengajarkan memberontak.
Sebagian orang menganggap memberontak dianggap sebagai cara yang cepat menggulingkan kekuasaan pemimpin. Lantas, bagaimana sebenarnya Islam melihat persoalan ini?
Memberontak terjadi bila keinginan suatu kaum tidak sejalan dengan penguasa. Sementara kaum Muslimin dilarang memberontak terhadap penguasa yang memimpin.
Hal itu sesuai perintah Nabi Muhammad Shallallahu \'alaihi wasallam dalam hadits sahih:
: .
"Dari Abul Walid Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu anhu ia berkata, \'Kami berbaiat (janji) kepada Rasulullah Shallallahu \'alaihi wa sallam untuk mendengar dan taat (kepada pemimpin kaum Muslimin), baik dalam keadaan sulit maupun lapang, dalam keadaan giat atau malas, serta ketika hak-hak kami dirampas. (Kami juga berbaiat kepada baginda) untuk tidak menentang perintah dari yang berhak memerintahkannya, kecuali jika kalian melihat mereka dalam kekufuran yang nyata, berdasarkan dalil-dalil dari Allah. Dan agar kami semua berkata benar dimana saja kami berada, kami tidak takut terhadap celaan siapa pun dalam membela (agama) Allah\'." (HR Bukhari nomor 7199, 7200, dan Muslim: 1709)
"Jangan memberontak, selagi masih suruh kita untuk sholat. Masih boleh adzan, sholat, enggak boleh (memberontak), dilarang dalam Islam. Taati dan dengarkan pemimpin kalian," kata Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA, dikutip dari kanal YouTube Taman Surga.
Allah Subhanahu wa Ta\'ala berfirman dalam Surat Al Isra Ayat 9:
"Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shalih, bahwa bagi mereka pahala yang besar." (QS Al Isra: 9)
Perintah Allah Subhanahu wa Ta\'ala jelas dalam Alquran untuk mengikuti jalan yang lurus dan memegang teguh keimanan dengan tidak membuat kerisuhan antarsesama hamba-Nya dan selalu menjalankan hidup rukun.
Wallahu a\'lam bisshawab .










