Serupa Tapi Tak Sama, ini Perbedaan Sunburn dan Sun Poisoning yang Perlu Kamu Tahu!

Serupa Tapi Tak Sama, ini Perbedaan Sunburn dan Sun Poisoning yang Perlu Kamu Tahu!

Gaya Hidup | BuddyKu | Rabu, 27 September 2023 - 10:01
share

Bestie, kamu mungkin merasakan jika beberapa waktu belakangan sinar matahari menjadi lebih terik. Melansir dari Kompas , disebutkan jika musim panas tahun ini menjadi yang terpanas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Nah, teriknya sinar matahari nggak cuma bisa bikin kulit mengalami sunburn , tapi juga sun poisoning . Lalu, apa sih perbedaan sunburn dengan sun poisoning? Cari tahu, yuk!

Sunburn vs sun poisoning

perbedaan-sunburn-dengan-sun-poisoning

Dilansir dari halaman University of Pittsburgh Medical Center , sunburn merupakan kondisi ketika kulit mengalami inflamasi atau peradangan akibat paparan sinar matahari yang terik terlalu lama. Kondisi tersebut merupakan respon alami kulit ketika sinar UV merusak lapisan luar kulit.

Biasanya kemerahan dan inflamasi pada kulit karena sunburn akan mereda setelah beberapa hari. Selain itu, keparahan kerusakan kulit akibat sengatan matahari dapat berbeda tergantung pada lokasi, durasi paparan, dan jenis kulit.

Sedangkan sun poisoning merupakan kondisi kulit yang mirip dengan sunburn , tapi dengan tingkat kerusakan yang lebih parah. Hal ini disebabkan karena perlindungan yang tidak memadai terhadap kulit dari paparan sinar UV.

Jika biasanya sunburn dapat mereda dalam kurun waktu seminggu, maka keracunan sinar matahari perlu waktu yang lebih lama, bahkan bisa sampai satu bulan, tergantung penanganannya. Sun poisoning juga sering disebut sebagai reaksi alergi terhadap paparan sinar matahari yang berlebihan.

Perbedaan gejala

perbedaan-sunburn-dengan-sun-poisoning

Ilustrasi kulit yang mengelupas & kemerahan karena sun poisoning | Sumber gambar

Meski sekilas terlihat mirip, tapi ternyata kedua kondisi tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda. Untuk membantu melakukan deteksi awal, kamu bisa menyimak perbedaan sunbur n dengan sun poisonin g berdasarkan gejalanya.

Sunburn:

Sun poisoning:

Untuk mengetahui cara mengatasi sunburn maupun sun poisoning , simak ke halaman selanjutnya, ya.

--------------------------------------- SPLIT PAGE ---------------------------------------

Cara mengatasi sunburn dan sun poisoning

perbedaan-sunburn-dengan-sun-poisoning

Menurut halaman Cleveland Clinic , ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan kulit yang terbakar maupun keracunan sinar matahari.

Beralih ke tempat yang teduh

Jika saat di luar ruangan kamu merasa kulit mengalami sengatan sinar matahari, segeralah pindah ke tempat teduh yang tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Selain mencegah terpapar sinar UV terlalu lama, beralih ke tempat yang teduh juga akan membantu mendinginkan kulit.

Mengaplikasikan soothing gel

Saat kulit mengalami kemerahan akibat sengatan sinar matahari, kamu bisa mengoleskan produk after sun seperti soothing gel pada kulit sebagai langkah pertolongan pertama. Soothing gel memiliki kandungan, seperti aloe vera extract yang bermanfaat untuk melembapkan dan mendinginkan sehingga mengurangi risiko kulit melepuh.

Hindari menggaruk dan mengelupas kulit

Saat mengalami sunburn maupun reaksi alergi terhadap sinar matahari, biasanya kulit akan terasa gatal. Meski begitu, pastikan untuk tidak menggaruk kulit karena hal tersebut bisa memperparah inflamasi dan iritasi pada kulit.

Selain gatal, sun poisoning juga menyebabkan skin peeling. Meski terasa tidak nyaman, kamu juga dilarang untuk mengelupaskan kulit karena bisa menyebabkan kulit semakin meradang dan menimbulkan jaringan parut.

Mandi air dingin

Ketika terkena sunburn ataupun sun poisoning, kamu dilarang mandi menggunakan air hangat karena bisa memperparah kondisi kulit. Mandilah dengan air dingin karena suhu air yang dingin juga dapat membantu menurunkan suhu kulit yang panas karena sengatan sinar matahari.

Perbanyak konsumsi air

Selain melakukan perawatan dari luar, kamu juga perlu melakukan perawatan dari dalam. Salah satunya adalah memperbanyak asupan cairan untuk membantu menghidrasi tubuh dan kulit kembali. Selain air putih, kamu juga bisa mencoba meminum air kelapa yang tinggi kandungan elektrolit.

Gunakan obat anti nyeri

Untuk kondisi kulit yang mengalami iritasi dan inflamasi bisa juga mengonsumsi obat atau mengoleskan salep anti nyeri. Meski begitu pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dermatolog untuk mencegah risiko efek negatif dari penggunaan obat.

Karena sudah tahu perbedaan sunburn dan sun poisoning , pastikan kamu pun selalu melindungi kulit dari sinar UV. Caranya adalah dengan menggunakan sunscreen wajah dan body sunscreen , serta sebisa mungkin mengurangi aktivitas di tempat yang langsung terkena paparan sinar matahari.

Topik Menarik