Gangguan Skizofreniform: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Gangguan Skizofreniform: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Gaya Hidup | BuddyKu | Rabu, 30 Agustus 2023 - 09:05
share

Gangguan Skizofreniform adalah jenis penyakit psikotik yang memiliki gejala mirip dengan skizofrenia , namun berlangsung selama kurang dari enam bulan. Seperti halnya skizofrenia, gangguan ini termasuk dalam kategori psikosis di mana seseorang kesulitan membedakan realitas dari imajinasi. Gangguan ini juga mempengaruhi pikiran, perilaku, ekspresi emosi, dan interaksi sosial seseorang.

  1. Penyebab Gangguan Skizofreniform

Penyebab dari gangguan skizofreniform dan skizofrenia bersifat multifaktorial, artinya banyak faktor yang berbeda yang berkontribusi pada risiko seseorang mengalami kondisi tersebut. Faktor lingkungan, genetika, trauma masa kecil, perubahan hormonal dan kimiawi, serta infeksi, semuanya dapat mempengaruhi kemungkinan seseorang mengalami gangguan ini.

Faktor risiko meliputi:

  1. Gejala Gangguan Skizofreniform

Orang dengan gangguan skizofreniform atau skizofrenia umumnya mengalami tiga jenis gejala utama:

  1. Diagnosis Gangguan Skizofreniform

Untuk mendiagnosis gangguan skizofreniform, dokter akan mengumpulkan riwayat medis lengkap dan melakukan pemeriksaan fisik. Meskipun tidak ada tes laboratorium spesifik, berbagai tes dapat dilakukan untuk mengesampingkan penyebab fisik dari gejala. Jika tidak ditemukan penyebab fisik, rujukan ke spesialis psikiatri atau psikolog dapat dilakukan.

Diagnosis dilakukan melalui alat wawancara dan penilaian yang dirancang khusus untuk mengevaluasi gangguan psikotik. Diagnosis didasarkan pada panduan DSM-5, di mana gangguan skizofreniform dapat didiagnosis jika gejalanya berlangsung selama 1-6 bulan.

  1. Pengobatan Gangguan Skizofreniform

Pengobatan gangguan skizofreniform melibatkan kombinasi obat-obatan dan terapi psikososial. Pengobatan obat meliputi penggunaan antipsikotik untuk mengatasi gejala positif, serta obat lain untuk mengatasi gejala negatif dan kognitif. Terapi psikososial, seperti psikoterapi kognitif perilaku, terapi keluarga, dan rehabilitasi sosial dan kejuruan, juga penting untuk membantu pasien mengembangkan keterampilan sosial dan strategi koping.

  1. Kemungkinan Perkembangan ke Skizofrenia

Gangguan skizofreniform dapat berkembang menjadi skizofrenia atau kondisi terkait lainnya. Studi menunjukkan bahwa sekitar 50 persen orang yang didiagnosis dengan gangguan skizofreniform dapat berkembang menjadi skizofrenia atau gangguan skizoafektif dalam waktu dua tahun. Namun, hal ini tidak selalu terjadi, dan beberapa orang dengan gangguan ini tidak berkembang menjadi skizofrenia.

Gangguan skizofreniform memiliki dampak signifikan pada kehidupan individu. Gejala ini dapat mempengaruhi perilaku, hubungan sosial, dan persepsi terhadap realitas. Namun, melalui perawatan yang tepat, individu dengan gangguan ini memiliki peluang untuk mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Topik Menarik