Mengenal Cherry Angioma, Tahi Lalat Merah yang Tumbuh di Kulit Manusia
PERNAHKAH Anda melihat benjolan menyerupai tahi lalat berwarna merah? Kondisi ini disebut dengan cherry angioma atau tahi lalat merah.
Cherry angioma adalah kondisi kelainan pada kulit dan bisa dikatakan sebagai salah satu tumor jinak. Cherry angioma ini bisa tumbuh di bagian tubuh manapun.
Biasanya, cherry angioma muncul dengan warna merah terang sampai merah tua. Hal itu karena adanya pertumbuhan kapiler yang berlebihan di dalamnya. Cherry angioma berbentuk bulat, berukuran sekitar dua milimeter (mm) hingga empat mm sehingga tahi lalat terserbut mudah dikenali.
Selain itu, ada tahi lalat yang mirip dengan cherry angioma. Tahi lalat jenis ini bernama cherry hemangioma. Perbedaannya jika cherry angioma sering kali muncul pada orang dewasa, sedangkan cherry hemangioma muncul pada anak-anak.

Namun, tidak perlu khawatir. Cherry angioma tidak berbahaya, sehingga tanda suatu penyakit besar seperti kanker. Beberapa penelitian telah mengidentifikasi faktor penyebab cherry angioma muncul di kulit. Beberapa diantaranya yaitu penuaan, kehamilan, mutasi genetik, dan paparan bahan kimia (nitrogen mustard topikal, bromida, dan butoksietanol).
Kemunculan cherry angioma biasanya disebabkan dengan beberapa faktor seperti alergi, jerawat, kulit kering, cacar air, atau herpes. Namun, jika di area sekitar cherry angioma terasa gatal, sebaiknya tidak digaruk agar tidak iritasi, dan berdarah. Selain itu, tahi lalat merah ini juga tidak memiliki pengobatan secara khusus.
Cherry angioma biasanya tidak memerlukan pengobatan. Namun beberapa orang mungkin memilih untuk menghilangkannya melalui prosedur kosmetik atau pembedahan, kata Ahli Deatologi, Joan Paul, MD, MPH, DTMH, Kamis (24/8/2023).
Cherry angioma akan hilang dengan bantuan profesional medis menggunakan elektrodesikasi (jarum listrik), Nitrogen cair (gas dingin), dan Laser.









