Bahaya Kretek Punggung Jika Dilakukan Asal-asalan

Bahaya Kretek Punggung Jika Dilakukan Asal-asalan

Gaya Hidup | BuddyKu | Selasa, 8 Agustus 2023 - 12:23
share

Kretek punggung , tindakan yang sering dilakukan untuk menghasilkan suara "krek" dari tulang belakang, telah menjadi fenomena populer. Beberapa orang percaya bahwa suara ini muncul akibat gas yang terjebak di persendian dan keluar saat tulang punggung diregangkan. Namun, meskipun terdengar menggoda, ada bahaya kretek punggung yang mungkin belum Anda pahami. Penting untuk memahami risikonya sebelum Anda memutuskan untuk melakukan kretek punggung.

Kretek Punggung dan Sensasi Kenikmatan

Kretek punggung sering kali memberikan sensasi nyaman karena dapat memicu pelepasan gas dan endorfin. Endorfin adalah senyawa kimia yang dihasilkan oleh tubuh untuk mengatasi rasa sakit dan memberikan perasaan bahagia. Namun, meskipun dapat memberikan kepuasan sesaat, melakukan kretek punggung secara berlebihan atau sembarangan dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan Anda.

Potensi Bahaya Kretek Punggung

Kerusakan Pembuluh Darah: Manipulasi yang terlalu keras atau berlebihan pada tulang belakang dapat merusak pembuluh darah di sekitar punggung. Ini dapat memicu pembekuan darah yang meningkatkan risiko stroke, aneurisme, dan cedera otak lainnya.

Ruang Baru Berisi Gas: Penelitian menunjukkan bahwa gas cairan sinovial berkontribusi pada suara retakan sendi. Namun, riset juga menunjukkan bahwa suara "krek" muncul saat rongga baru terbentuk, bukan saat gelembung udara pecah. Ini mengindikasikan adanya risiko potensial terbentuknya ruang baru yang mengandung gas akibat kretek punggung.

Stroke: Manipulasi pada leher dapat merusak arteri leher dan menyebabkan risiko kecil terjadinya diseksi arteri serviks, yang dapat menyebabkan stroke.

Ketegangan Sendi dan Cedera Saraf: Kretek punggung berisiko menyebabkan cedera pada saraf atau sendi. Terlalu sering melakukannya dapat menyebabkan keausan pada persendian, ketegangan sendi, pembengkakan, dan bahkan kerusakan pada jaringan lunak sendi.

Kelemahan Ligamen: Kretek punggung bisa mengganggu posisi cakram tulang belakang dan meningkatkan risiko cakram tergelincir. Ini dapat memperburuk kondisi cedera cakram atau tulang belakang yang sudah ada.

Gelembung Gas yang Pecah: Manipulasi tulang belakang dapat menciptakan kantong gas di persendian. Ketika gas ini bergeser, bisa menyebabkan suara "krek", namun juga dapat meningkatkan risiko kerusakan ligamen dan kestabilan sendi.

Saraf Terjepit: Kretek punggung yang dilakukan dengan kekuatan berlebih atau terlalu cepat dapat meningkatkan risiko saraf terjepit, yang bisa sangat menyakitkan dan memerlukan perhatian medis.

Meskipun kretek punggung bisa memberikan sensasi kenikmatan dan kepuasan sesaat, penting untuk memahami risikonya yang serius. Bahaya kretek punggung seperti kerusakan pembuluh darah, risiko stroke, cedera saraf, dan kerusakan ligamen harus diambil serius. Jika Anda mengalami masalah punggung yang berkelanjutan, sebaiknya konsultasikan dengan profesional medis atau terapis fisik sebelum memutuskan untuk melakukan kretek punggung. Kesehatan Anda lebih berharga daripada sensasi singkat yang mungkin Anda dapatkan dari tindakan ini.

Topik Menarik