Mengenal Tahapan Proses Sembuh Patah Tulang
Seseorang yang mengalami patah tulang atau fraktur tentu memerlukan perawatan medis agar kondisi tersebut dapat diatasi dengan baik. Setelah menerima perawatan, proses pemulihan yang harus dijalani bisa memakan waktu yang cukup lama agar tulang pulih sepenuhnya. Namun, tahukah Anda bahwa proses penyembuhan patah tulang ini merupakan suatu keajaiban? Mari kita pelajari lebih rinci bagaimana tubuh melakukan proses sembuh patah tulang.
Mengenal Proses Sembuh Patah Tulang
Tulang pada sistem gerak manusia berfungsi sebagai penyangga dan penguat tubuh agar dapat melakukan aktivitas dengan lancar. Ketika terjadi patah tulang, aktivitas sehari-hari terganggu, bahkan mungkin Anda akan merasakan ketidaknyamanan akibat gejala patah tulang tersebut.
Pada dasarnya, tulang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri ketika mengalami fraktur. Saat tulang patah, tubuh akan merespons dengan berbagai cara untuk mengatasi masalah ini, termasuk dalam hal menyambungkan kembali patahan dan menyembuhkannya hingga kembali normal. Namun, penting untuk menjaga agar tulang yang patah berada dalam posisi yang tepat dan mendapatkan perlindungan agar proses penyembuhan berjalan dengan baik.
Tahap-Tahap Proses Sembuh Patah Tulang
Segera setelah terjadi patah tulang atau retak, perdarahan akan terjadi, mengakibatkan peradangan dan pembekuan darah di area patahan. Pembekuan darah ini berfungsi untuk menjaga patahan tetap stabil dan melindungi area patahan dari masuknya benda asing, termasuk bakteri, yang dapat menyebabkan infeksi.
Tahap ini biasanya terjadi dalam beberapa jam setelah patah tulang dan berlangsung selama beberapa hari. Namun, peradangan pada area patahan dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri.
Darah yang mengalami pembekuan akan digantikan oleh jaringan fibrosa dan tulang rawan yang disebut kalus lunak atau soft callus. Kalus lunak ini terutama terdiri dari kolagen dan dihasilkan oleh sel-sel khusus yang disebut kondroblas.
Ini adalah tahap awal dalam pembentukan tulang baru untuk menyambungkan patahan tulang. Selama tahap ini, pengobatan seperti pemasangan gips bisa diberikan untuk memberikan perlindungan pada patahan. Lamanya tahap ini bisa berlangsung antara 4 hari hingga 3 minggu, tergantung pada kondisi setiap individu.
Setelah terbentuknya kalus lunak, sel-sel osteoblas akan muncul dan berperan dalam membentuk tulang. Sel-sel ini akan menambahkan mineral ke dalam jaringan tulang baru dan mengisi rongga-rongga yang masih terbentuk. Pada tahap ini, tulang akan semakin mengeras dan kuat.
Ketika osteoblas memadatkan jaringan tulang baru, kalus lunak akan berganti menjadi kalus keras atau hard callus. Tahap ini biasanya dimulai sekitar 2 minggu setelah patah tulang terjadi dan berlanjut hingga minggu ke-6 atau ke-12.
Setelah mengeras dan semakin padat, tulang baru cenderung lebih besar karena adanya penumpukan sel-sel osteoblas. Oleh karena itu, tubuh akan menghasilkan sel-sel osteoklas yang bertugas untuk memecah jaringan tulang yang berlebihan tersebut dan membentuk tulang kembali ke bentuk aslinya.
Proses regenerasi tulang ini dapat berlangsung sangat lama, bahkan bertahun-tahun. Aktivitas sehari-hari, seperti berjalan atau berdiri, juga berperan dalam merangsang pembentukan kembali tulang. Selain itu, perhatian terhadap asupan makanan yang sehat juga penting untuk mendukung pemulihan patah tulang. Untuk informasi lebih lanjut, selalu konsultasikan dengan dokter Anda.










