Bukan hanya Kucing, Ternyata Satwa Ini Tetap Hidup meski Jatuh dari Ketinggian

Bukan hanya Kucing, Ternyata Satwa Ini Tetap Hidup meski Jatuh dari Ketinggian

Gaya Hidup | BuddyKu | Jum'at, 23 Juni 2023 - 22:29
share

JAKARTA, celebrities.id - Selama ini dalam pemikiran manusia, satwa yang tidak akan mati meski jatuh dari gedung bertingkat adalah kucing. Ternyata, selain kucing ada satwa lain yang mengalami hal serupa. Satwa itu adalah semut.

Mengenai hal itu, ada beberapa alasan dan fakta menarik menjelaskan bahwa semut tidak akan mati bila terjatuh dari gedung bertingkat. Hal pertama yaitu karena kecepatan yang dimiliki semut.

Di mana, semut memiliki tubuh yang kecil dan sangat ringan, resiko menderita kerusakan saat menyentuh tanah sangat kecil. Hal itu lantaran semua benda ketika jatuh dari udara, memiliki kecepatan bergantung pada ukuran, bentuk dan massanya.

Dilansir The Verge , Jumat (23/6/2023) menurut departemen fisika di University of Illinois, kecepatan terminal semut sekitar 6,4 km/jam. Hal itu jauh berbeda dengan kecepatan terminal manusia yaitu 200 km/jam.

Bagi seekor tikus atau hewan lain yang lebih kecil, praktis hal itu tidak berbahaya. Contohnya, bisa menjatuhkan tikus ke lubang tambang yang dalam, ketika tiba di bawah tikus tersebut terkejut dan pergi, asalkan tanahnya cukup lunak.

Untuk hambatan yang ditimbulkan oleh gerakan di udara sebanding dengan permukaan benda yang bergerak. Dari mulai panjang, lebar, dan tinggi hewan masing-masing dengan sepuluh. Kemudian beratnya berkurang menjadi seperseribu, namun permukaanya hanya seperseratus.

Jadi, resistensi jatuh dalam kasus hewan relatif kecil sepuluh kali lebih besar dari kekuatan pendorong. Sementara itu, sebuah acara TV Jerman menyimpulkan bahwa semut tidak akan mati karena tarikan udara. Tapi, mereka tidak mengatakan apapun tentang tekanan.

Kemudian, menurut Michael Kaspari selaku ahli ekologi di Universitas Oklahoma yang sudah mempelajari kemampuan manuver semut tak bersayap di udara, dia menemukan bahwa ketika semut dihadapkan dengan predator mereka akan melompat ke udara dari dahan tinggi dengan menggunakan kaki mereka untuk bermanuver di udara, lalu meluncur ke arah batang pohon.

Saat ditanya mengenai apakah semut akan mati bila jatuh dari ketinggian, Kaspari menjelaskan bahwa semut bisa menangani sedikit perubahan udara.

Kaspari memberikan contoh, bahwa ketika melempar semut api ke dalam ruang hampa udara yang dalam, semut bisa menjadi \'Arnold Schwarzenegger di Total Recall\' atau sangat kuat.

Jadi Kaspari menyimpulkan bahwa semut sangat tangguh dalam menghadapi kesulitan.

Topik Menarik