Mengenal Conodont, Hewan dengan Gigi Paling Tajam Kalahkan Hiu dan Singa
SELAMA ini hiu dan singa dianggap sebagai hewan dengan gigi paling tajam. Nyatanya, gelar hewan dengan gigi paling tajam di dunia disandang oleh vertebrata laut primitif bernama Conodont.
Conodont merupakan vertebrata tanpa rahang yang memiliki struktur gigi paling tajam yang pernah diketahui. Dengan ujung hanya seperdua puluh lebar rambut manusia, Conodont mampu memberikan gigitan yang luar biasa.
Hewan ini berevolusi sekitar 500 juta tahun yang lalu di eon Prakambrium dan berhasil menjelajahi Bumi lebih lama daripada vertebrata lainnya. Ia kemudian punah selama periode Trias sekitar 200 juta tahun yang lalu.
Fosil gigi Conodont berhasil ditemukan para arkeolog. Dsri gambar mikroskop elektron terlihat gigi mereka lebih tajam daripada gigi lainnya meskipun ujungnya hanya berukuran 2 mikrometer.
Untuk mengetahui bagaimana gigi ini dapat berfungsi, peneliti menggunakan sinar-X untuk membuat model komputer dari delapan struktur pemrosesan makanan berpasangan dari fosil spesies conodont Wurmiella excavata.
Tim peneliti kemudian membandingkan gigi conodont dengan geraham kelelawar yang berukuran sama dan hasilnya telah dipublikasikan di Proceedings of The Royal Society B1.
Kami ingin mengetahui bagaimana gigi-gigi halus ini cocok dan bagaimana mereka dapat melakukan fungsi makan, kata Philip Donoghue, ahli palaeobiologi di University of Bristol, Inggris, dikutip dari Nature.
Para peneliti menemukan bahwa conodont tidak mengolah makanan menggunakan mekanisme yang didasarkan pada kekuatan otot, seperti yang dilakukan mamalia.
Sebaliknya, mereka mengandalkan kekuatan sangat kecil yang menjadi sangat terkonsentrasi sebagai akibat dari ketajaman ekstrim gigi mereka, dan cara khusus mereka menggerogoti mangsa mereka.
Tidak seperti gigi mamalia yang menutup secara tegak lurus (atas dan bawah), gigi conodont memutar a90 derajat, mengiris makanan dari kiri ke kanan hingga persinggungan gigi setajam pisau.
Meski tajam, Donogue mengungkap bahwa gigi Conodont mudah patah. Untuk itu Conodont akan mrnggunakan metode pengasahan gigi untuk memperbaiki gigi yang telah tumpul sepanjang hidup mereka.










