Intip Kemeriahan Gawai Dayak 2023, Upacara Adat Usai Panen Melimpah
PERAYAAN Gawai Dayak 2023 oleh penduduk asli Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia berlangsung meriah dengan serangkaian pertunjukan tradisi budaya suku Dayak. Open house upacara adat tersebut berlangsung di Betong, Sarawak, Jumat 9 Juni 2023 malam.
Gawai Dayak diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen melimpah, sekaligus untuk memperkuat persatuan dan kesatuan sesama suku Dayak dan suku lainnya dari berbagai daerah.
Dalam Gawai Dayak turut dipersembahan berbagai sesajen dan tuak kepada Dewa Padi agar musim depan mendapatkan hasil yang baik lagi.
Saat ritual berlangsung, tetua adat membaca mantra. Penyair melumuri darah ayam jantan pada bahan persembahan yang sudah dipersiapkan.
Open House Dayak Gawai 2023 digelar di rumah panjang atau lamin, rumah adak suku Dayak. Lokasinya ada di Rh. rumah terbuka. Anyie Rajit, Matop, Paku, Spaoh.

Peserta Gawai Dayak 2023 (MPI/Novie)
Sesuai nama, rumah ini memang panjang dan besar, bahkan ada 22 pintu. Bukan kamar, melainkan tempat tinggal yang sangat cukup luas dan ditinggali oleh sejumlah keluarga dari Suku Dayak.
Bangunan lamin sangat kokoh karena terbuat dari kayu belian yang sudah terkenal dengan kekuatannya. Bahkan disebut-sebut tidak bisa tembus peluru lho.

Nah saking kuat dan kokohnya, sehingga bisa menampung ribuan orang. Misalnya saja saat open house Dayak Gawai tahun ini yang diselenggarakan Jumat 9 Juni 2023 malam, lebih dari 2000 orang masuk ke dalam lamin dan tak membuat bangunan dari kayu tersebut roboh begitu saja.
Hal yang mencengangkan adalah di dalam lamin terdapat sejumlah tengkorak manusia asli, yang sudah ada sejak dulu. Tengkorak tersebut merupakan musuh yang berhasil diburu dan ditangkap oleh Suku Dayak. Kemudian dipenggal. Akan tetapi setelah zaman berubah, tradisi tersebut kini dihentikan karena adanya peraturan dari negara.
Parade Dayak Gawai
Selanjutnya adalah parade Dayak Gawai yang berlangsung di area pemerintahan Betong, Sarawak, Malaysia. Peserta dibagi ke dalam 30 kelompok yang menampilkan keturunan Suku Dayak asli dari berbagai daerah.
Mereka mengenakan pakaian tradisional khas Dayak. Mulai dari anak-anak hingga yang dituakan. Serta terdapat pelbagai bagian dayak dari berbagai wilayah seperti Iban, ulu hingga bidayoh. Bagi perawan Iban juga akan mengenakan perhiasan perak tradisional
Wakil Perdana Menteri Sarawak Datuk Amar Douglas Uggah Embas mengatakan, pihaknya berharap untuk menjadikan Betong salah satu tujuan pilihan wisatawan di masa depan.
Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan Betong sebagai \'rumah produksi\' kerajinan lokal seperti tenun Pua Kumbu. Menurutnya, dengan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) akan menghasilkan pendapatan bagi penduduk lokal di daerah tersebut.
Diharapkan masyarakat di sini bisa lebih banyak memproduksi tenun Pua Kumbu, pakaian adat dan aksesoris yang bisa dijadikan usaha kita, " Katanya di Betong, Sarawak, Malaysia.



