Perbedaan Brokoli dan Kembang Kol, Sayuran Sehat Rendah Kalori

Perbedaan Brokoli dan Kembang Kol, Sayuran Sehat Rendah Kalori

Gaya Hidup | BuddyKu | Kamis, 25 Mei 2023 - 14:19
share

Apakah Anda sering bingung dengan perbedaan brokoli dan kembang kol? Kedua sayuran ini memang sangat baik untuk dikonsumsi karena memiliki berbagai macam manfaat untuk tubuh. Brokoli dan kembang kol memiliki kandungan rendah kalori dan karbohidrat, sehingga sering dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalankan program diet. Selain itu, kedua sayuran ini kaya akan antioksidan yang membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Brokoli dan kembang kol juga diperkaya dengan serat dan vitamin C yang lebih banyak dibandingkan dengan sayuran lainnya. Bahkan, kedua sayuran ini mengandung folat, mangan, dan kalium yang baik untuk tubuh. Meskipun memiliki kesamaan, brokoli dan kembang kol juga memiliki perbedaan yang perlu diketahui. Berikut adalah perbedaan brokoli dan kembang kol:

Perbedaan yang paling terlihat antara brokoli dan kembang kol adalah warnanya. Brokoli memiliki warna hijau, meskipun ada jenis brokoli yang berwarna putih. Sementara itu, kembang kol memiliki warna putih dengan tangkai berwarna hijau. Selain itu, brokoli dan kembang kol memiliki nama latin yang hampir sama. Nama latin untuk brokoli adalah Brassica Oleracea var. Italita, sedangkan kembang kol adalah Brassica oleracea var. botrytis.

Brokoli memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada kembang kol. Setiap mangkuk brokoli mengandung sekitar 2,4 gram serat, sedangkan mangkuk kembang kol hanya mengandung sekitar 2,1 gram serat. Selain itu, kandungan vitamin C dalam brokoli juga lebih tinggi dibandingkan kembang kol. Sehingga, brokoli lebih kaya akan antioksidan daripada kembang kol.

Perbedaan lainnya antara brokoli dan kembang kol terletak pada harganya. Biasanya, brokoli dijual dengan harga yang lebih mahal daripada kembang kol.

Setelah mengetahui perbedaan brokoli dan kembang kol, saatnya kita mengenal manfaat dari kedua sayuran ini.

Manfaat Brokoli:

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Brokoli mengandung serat, antioksidan, dan kalium yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Kandungan tersebut mampu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh. Rutin mengonsumsi brokoli juga dapat menstabilkan tekanan darah dan irama jantung.

  1. Mencegah Kanker

Brokoli merupakan sayuran hijau yang kaya akan antioksidan. Antioksidan tersebut dapat melawan radikal bebas dalam tubuh dan meningkatkan sistem imunitas. Brokoli juga memiliki fungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker serta mengurangi peradangan akibat infeksi.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Jika Anda memiliki masalah pada sistem pencernaan, mengonsumsi brokoli dapat membantu melancarkan pencernaan. Kandungan dalam brokoli dapat merangsang gerakan usus dan melunakan feses.

  1. Menjaga Kepadatan Tulang

Brokoli membantu menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis. Kandungan kalsium, fosfor, dan vitamin K dalam brokoli cukup tinggi, sehingga tulang dan persendian akan lebih kuat.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, brokoli juga mampu menjaga kesehatan kulit. Antioksidan yang terkandung dalam brokoli, seperti vitamin C, dapat mencegah tanda-tanda penuaan dini pada kulit. Hal ini membuat kulit tetap sehat, tidak mudah keriput, dan terlindungi dari paparan radikal bebas.

Manfaat Kembang Kol:

  1. Menurunkan Berat Badan

Kembang kol sangat berguna bagi mereka yang sedang menjalankan program diet atau ingin menurunkan berat badan. Kandungan serat dalam kembang kol dapat membuat perut kenyang lebih lama dan rendah kalori. Kembang kol juga dapat dijadikan sebagai pengganti nasi dalam makanan.

  1. Menguatkan Tulang

Kembang kol juga dapat membantu menguatkan tulang seperti brokoli. Kandungan vitamin K dalam kembang kol dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan kepadatan tulang, serta mencegah cedera sendi dan osteoporosis.

  1. Mencegah Kolesterol

Kembang kol memiliki kandungan kolin yang dapat mencegah penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah. Dengan mengonsumsi kembang kol, kita dapat mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah dan masalah kesehatan terkait gagal jantung.

  1. Mencegah Resiko Kanker

Kembang kol mengandung isothiocynate, yaitu senyawa yang bersifat antioksidan. Senyawa ini dapat melawan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

  1. Mengatasi Inflamasi

Kembang kol kaya akan antioksidan dan vitamin C yang mampu mengatasi peradangan atau inflamasi dalam tubuh dan kulit. Kandungan ini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh dan membantu proses penyembuhan inflamasi.

Demikianlah perbedaan brokoli dan kembang kol. Meskipun keduanya memiliki manfaat yang berbeda, keduanya tetap merupakan pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Penting untuk mengonsumsi berbagai jenis sayuran guna memperoleh nutrisi yang seimbang dan memenuhi kebutuhan tubuh kita.

Topik Menarik