Mengenal Red Light Therapy, Perawatan Kecantikan yang Populer

Mengenal Red Light Therapy, Perawatan Kecantikan yang Populer

Gaya Hidup | BuddyKu | Minggu, 9 April 2023 - 09:07
share

JAKARTA, celebrities.id - Memilih peremajaan kulit yang ideal dan terapi pereda nyeri dari banyak pilihan yang tersedia bisa jadi membingungkan. Di sinilah red light therapy memudahkan Anda.

Perawatan yang dapat dihasilakan mulai memperbaiki kelemahan kulit, mengobati nyeri sendi hingga meningkatkan pertumbuhan rambut, terapi cahaya tingkat rendah ini baru-baru ini menjadi sangat populer.

Melansir Stylecraze, Minggu (9/4/2023), red light therapy adalah perawatan non-invasif yang menggunakan dioda pemancar cahaya (LED) yang menghasilkan cahaya intensitas rendah untuk mengurangi peradangan dan meredakan nyeri. Cahaya merah dan inframerah-dekat dengan intensitas rendah yang dipancarkan oleh dioda masuk jauh ke dalam sel-sel kulit dan menyembuhkannya dari dalam.

Meskipun merupakan terapi komplementer yang digunakan bersamaan dengan perawatan konvensional lainnya, ini dapat membantu mempercepat penyembuhan berbagai kondisi dermatologis seperti kerutan, garis halus, jerawat, dan luka. Terapi ini juga dikenal sebagai terapi cahaya tingkat rendah (LLLT) dan fotobiomodulasi (PBM).

Red light therapy juga digunakan sebagai bagian dari terapi fotodinamik karena berfungsi sebagai agen pengaktif untuk obat fotosensitisasi. Meski terapi ini telah mendapat pengakuan dari praktisi medis dan terapis, masih banyak yang meragukan keamanannya

Apakah Red Light Therapy Aman?

Red light therapy jika digunakan sesuai petunjuk, aman dan tidak terkait dengan efek samping apa pun. Menurut uji coba terkontrol, terapi ini ditemukan sebagai prosedur non-toksik, non-invasif, non-ablatif, dan atraumatik untuk memperbaiki penampilan kulit dan mengurangi munculnya garis dan kerutan.

Apa yang Dilakukan Red Light Therapy?

Mitokondria, pembangkit tenaga sel, menyerap partikel cahaya merah. Ini meningkatkan produksi adenosin trifosfat (atau ATP, molekul pembawa energi) di mitokondria. Dengan lebih banyak energi, sel merespons lebih baik dan berfungsi lebih efisien. Proses ini membantu memperbaiki dan meremajakan sel, memperbaiki kulit, dan mendorong pertumbuhan sel baru.

Dari merangsang produksi kolagen hingga mengurangi peradangan hingga meningkatkan sirkulasi darah, terapi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dalam banyak hal.

Topik Menarik