7 Kue Lebaran Rendah Kalori, Jangan Takut Gendut!
AKURAT.CO Lebaran adalah waktu untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara dan teman-teman, lebaran juga identik dengan kuenya yang manis dan tinggti kalori, sehingga seringkali membuat kamu yang sedang diet khawatir saat mengonsumsinya. Agar tetap tenang, yuk ketahui kue lebaran rendah kalori.
Mengetahui kandungan kalori makanan itu penting, terlebih kue lebaran. Karena saat mengonsumsi kue lebaran, kamu pasti tidak akan cukup jika makan satu saja dan akan nambah lagi. Nah, maka dari itu pilihlah kue lebaran rendah kalori.
Kue lebaran yang mayoritas mengandung gula yang tinggi, bisa berefek negatif bagi tubuh.Berdasarkan penelitian di Frontiers in Bioscience-Landmark, asupan gula yang berlebih dari makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang merugikan, seperti:
Untuk itu, saat membuat kue lebaran rendah kalori, gantilah gula dengan bahan pemanis lainnya, seperti pemanis alami, dan jika perlu kurangi takaran gula saat membuat kue lebaran.
Kue Lebaran Rendah Kalori
Yuk, simak tujuh kue lebaran rendah kalori berikut ini, yang cocok dijadikan referensi saat lebaran nanti.
1. Kue Nastar (1 buah: 75 Kalori)
Kue nastar menjadi salah satu jenis kue yang dianggap wajib ada saat lebaran.Nastar juga memiliki cita rasa yang manis berasal dari selai rasa nanas yang terdapat di dalam adonan kue berbentuk bulat.
Jika kamu ingin membuat nastar yang rendah kalori, cobalah ubah bahan-bahannya menjadi bahan yang lebih rendah kalori dan gula.
2. Kue Putri Salju (1 buah: 30 kalori)
Selain kue nastar dan putri salju selalu perdampingan ketika Lebaran.Kue manis satu ini memiliki ciri kue yang dibaluri dengan dengan gula halus yang terasa dingin saat digigit.
Nah , agar asupan gula dari bahan-bahan kue ini tidak membuat tubuhmu menjadi melar, coba ubah bahannya menjadi bahan yang rendah lemak dan gula.
Untuk gula halusnya, kamu bisa menghaluskan gula rendah kalori, seperti gula jagung yang bisa ditemui di toko-toko sekitar.
3. Kue Kastangel (1 buah: 21 kalori)
Kue lebaran berikutnya adalah kastengel, yang seringkali terbuat dari bahan-bahan seperti tepung terigu, telur, margarin, dan parutan keju.
Agar kue kastengel menjadi rendah kalori dan aman dijadikan camilan saat lebaran, gantilah bahan-bahan utamanya, seperti:
Semua bahan-bahan pengganti di atas mengandung serat tinggi yang bisa mencegah gula darah tidak naik secara drastis.
4. Kue Oatmeal (1 buah: 60 kalori)
Kue oatmeal mungkin akan jarang kamu temui, tapi kamu bisa membuatnya sendiri. Kue oatmeal memiliki rasa yang tak kalah lezat dengan jenis kue lebaran lainnya. Untuk bahan pemanisnya, kamu bisa menambahkan madu dan kismis untuk menambah cita rasanya.
5. Kue kuping gajah (1 porsi: 71 kalori)
Kue lebaran rendah kalori berikutnya adalah kue kuping gajah. Ini merupakan kue khas Indonesia yang memang memiliki bentuk seperti kuping gajah, dengan warna hitam bercorak putih bundar.
Rasanya sedikit manis dan renyah, serta memiliki proses pembuatan yang cenderung sederhana. Bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat kue ini yaitu, tepung terigu protein rendah, telur, gula jagung, susu bubuk rendah lemak, margarin, dan cokelat bubuk.
6. Kacang bawang (10 biji: 180 kalori)
Kacang bawang menjadi salah satu penganan yang seringkali hadir saat lebaran idul fitri. Rasanya yang gurih, asin, dan lezat tentunya dapat menjadi favorit siapa saja.
Cara mengolah kue lebaran rendah kalori ini pun cukup simpel, karena hanya membutuhkan kacang yang telah dikupas kulitnya, serta beberapa bumbu seperti garam dan bawang putih.
7. Kue Lidah Kucing (1 buah: 18 kalori)
Kue Lidah Kucing adalah kue yang sangat populer di Indonesia, terutama pada saat Lebaran. Kue lebaran rendah kalori ini terbuat dari telur, gula, tepung terigu, dan mentega.
Kue Lidah Kucing memiliki rasa yang renyah dan manis. Meskipun terlihat kecil, kue ini cukup mengenyangkan dan rendah kalori, lho.
Itulah 7 kue lebaran rendah kalori yang bisa kamu coba. Ingat, walaupun kue-kue tersebut rendah kalori, jangan makan sesuatu secara berlebihan, ya!








