Pahala Puasa di Bulan Syaban, Waktu Istimewa untuk Memperbanyak Amalan
JAKARTA, celebrities.id - Pahala puasa di bulan syaban menarik untuk diulas. Sekadar informasi syaban sendiri merupakan bulan ke-delapan dalam kalender Islam. Syaban berada di antara bulan hijriyah Rajab dan Ramadhan.
Bulan Syaban berasal dari kata syaaba yang berarti merekah atau muncul dari kedalaman, karena dia berada di antara dua bulan yang mulia juga. Untuk mendapatkan pahala yang melimpah di bulan istimewa ini, Ada banyak sekali amalan-amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim.
Beberapa amalan tersebut seperti berpuasa, meningkatkan sedekah, berdzikir, meningkatkan sholat wajib lima waktu dan sunnah dapat meningkatkan ketakwaan serta pahala seorang hamba.
Pahala Puasa di Bulan Syaban
Bulan Syaban merupakan bulan yang baik untuk berpuasa sunah. Bahkan Nabi Muhammad berpuasa hampir sebulan penuh, kecuali satu atau dua hari di akhir bulan saja agar tak mendahului Ramadan.
:
Dari Aisyah R.A berkata: Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Syaban. (HR. Bukhari no.1969 dan Muslim no.1156)
Aisyah Radhiyallahu anha juga menceritakan tentang bagaimana sifat puasa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam di bulan Syaban,
Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Syaban (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156).
Aisyah Radhiyallahu anha juga mengatakan,
Nabi Shallallahu alaihi wasallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Syaban. Nabi Shallallahu alaihi wasallam biasa berpuasa pada bulan Syaban seluruhnya (HR. Bukhari no. 1970 dan Muslim no. 1156)
Dalam lafaz Muslim, Aisyah Radhiyallahu anha mengatakan,
.
Nabi Shallallahu alaihi wasallam biasa berpuasa pada bulan Syaban seluruhnya. Beliau berpuasa pada bulan Syaban kecuali hanya beberapa hari saja (yang beliau tidak berpuasa di dalamnya) (HR. Muslim no. 1156).
Hikmah lain Berpuasa di Bulan Syaban
1. Syekh Ibnu Utsaimin Rahimahullah menyebutkan di dalam Majmu Fatawa, Para ahli ilmu mengatakan bahwa puasa pada bulan Syaban layaknya salat sunah dan salat rawatib bagi salat wajib lima waktu (yaitu sebagai pelengkap), dan dia seakan-akan menjadi awal untuk menjalani puasa Ramadan.
2. Yang kedua adalah amalan setahun kita diangkat kepada Allah pada bulan Syaban. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam walaupun dosa-dosanya telah diampuni, beliau tetap menginginkan agar ketika amalannya diangkat, sedang dalam kondisi berpuasa.










