5 Hewan yang Bisa Bantu Terapi, Bisa untuk Anak hingga Dewasa

5 Hewan yang Bisa Bantu Terapi, Bisa untuk Anak hingga Dewasa

Gaya Hidup | BuddyKu | Selasa, 7 Februari 2023 - 21:42
share

BEBERAPA hewan memang telah menjadi teman baik manusia, sebagai hewan peliharaan. Hewan-hewan ini pun tidak hanya menemani manusia dalam keseharian, tapi juga dapat membantu terapi.

Hewan terapi dapat bermanfaat bagi mereka yang berada di rumah sakit, panti jompo, klinik, sekolah, dan bahkan di daerah bencana dengan memberikan kenyamanan, cinta, dan kasih sayang kepada para korban.

Lantas hewan-hewan apa saja yang sering digunakan sebagai terapi? Berikut adalah daftarnya, seperti dilansir dari berbagai sumber.

Lumba-lumba

Di urutan pertama ada lumba-lumba. Terapi kesehatan dengan cara berenang dengan lumba-lumba tentu bukan hal yang baru karena sejak beberapa tahun lalu para peneliti telah menunjukan manfaat berenang dengan mamalia air ini.

Berenang bersama lumba-lumba merupakan terapi untuk merinhankan gejala down sindrom, epilepsi, autisme dan gangguan belajar, pasien terapi bisa mengembangkan keterampilan kunci yang diperlukan untuk membantu mengatasi gangguan mereka.

Lebah Madu

Lebah

Terapi menggunakan lebah sudah dipraktikan sejak zaman dahulu. Jenis terapi yang memanfaatkan racun dari sengatan lebah ini diyakini memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan mulai dari menyembuhkan nyeri pungging hingga sakit saraf.

Terapi lebah dilakukan dengan cara menempelkan lebah ke kulit manusia. Nantinya lebah akan memberikan sengatannya yang selain memberikan sensasi tersendiri juga mengandung zat kimia yang memiliki efek antiperadangan.

Lintah

Dengan lintah memiliki alat pengisap darah di ujung kepala dan ujung ekornya, hewan yang satu ini juga kerap digunakan sebagai alat terapi. Hingga abad ke-19, lintah umum digunakan untuk mengisap darah pasien.

Terapi lintah diakui dalam pengobatan kontemporer karena studi ilmiahnya yang terbukti dan didukung. Ini banyak digunakan sebagai metode pelengkap untuk meredakan nyeri, mencegah diabetes, hingga mengobati penyakit jantung.

Anjing

Anjing tidak diragukan lagi merupakan jenis hewan terapi yang paling umum. Anjing terapi secara sukarela bersama pasien akan mengunjungi jenis fasilitas tertentu untuk memberikan kenyamanan dan kasih sayang.

Anjing terapi tidak dilatih secara khusus seperti anjing pelayan, artinya mereka tidak dilatih untuk melakukan tugas tertentu misalnya bagi penyandang disabilitas. Sebaliknya, anjing terapi dilatih untuk merasa nyaman di sekitar orang lain dan lingkungan yang berbeda.

Kucing

Kucing mungkin tidak muncul di benak Anda saat memikirkan hewan terapi, tetapi kucing bisa sama efektifnya dalam memberikan kenyamanan, cinta, dan kasih sayang seperti anjing di panti jompo dan lingkungan serupa lainnya.

Kucing dapat merasakan emosi negatif, menjadikannya kandidat yang ideal sebagai hewan terapi untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental. Beberapa kucing bahkan harus menjalani program sertifikasi sebelum dianggap sebagai hewan terapi.

Topik Menarik