Mengenal USG Doppler, Cara Agar Penderita Diabetes Terhindar dari Tindakan Amputasi

Mengenal USG Doppler, Cara Agar Penderita Diabetes Terhindar dari Tindakan Amputasi

Gaya Hidup | BuddyKu | Selasa, 27 Desember 2022 - 21:16
share

PASIEN diabetes perlu menjalani hidup terkontrol dengan disiplin. Selain mengatur pola makan, mereka juga disarankan USG Doppler jika kaki sering terasa nyeri. Yaitu suatu tindakan medis untuk melihat kondisi kaki karena sering mengalami nyeri.

USG Doppler sendiri adalah pemeriksaan diagnostik yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar. Tindakannya dilakukan menggunakan transduser kecil (alat pemancar dan penerima suara) dan gel ultrasonik yang dioleskan langsung pada kulit.

USG Doppler

Pergerakan dari transduser pada kulit akan memunculkan gambar yang ditampilkan pada layar komputer. Salah satu tekniknya, yaitu pemindaian ultrasonik Doppler.

"USG Doppler memungkinkan dokter untuk melihat dan menilai aliran darah melalui arteri dan pembuluh vena pada perut, tangan, kaki, leher, otak serta organ dalam tubuh lainnya," terang laporan Docdoc , dikutip MNC Portal, Selasa (27/12/2022).

Pemeriksaan Doppler pada pembuluh darah vena ini adalah tindakan yang lebih spesifik dengan menggunakan kemampuan ultrasonik Doppler untuk memfokuskan pemindaian pada pembuluh vena yang besar pada kaki.

"Pemindaian pembuluh vena dengan Doppler dapat menunjukkan adanya pembuluh vena yang tersumbat. Ditandai dengan adanya gumpalan darah yang menghambat sirkulasi darah," ungkap laporannya.

Selain melakukan USG Doppler, pasien diabetes juga tetap disarankan berolahraga. Menurut Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr Antonius Andi Kurniawan, SpKO, penyandang diabetes yang baru mulai olahraga dapat memilih latihan aerobik dengan intensitas sedang seperti berjalan kaki atau sepeda statis yang dipadukan dengan latihan kekuatan otot.

"Kombinasi aerobik dan latihan kekuatan otot dapat lebih bermanfaat dalam mengontrol kadar gula darah tetap stabil," kata dr Andi dalam keterangan resminya, beberapa waktu lalu.

Selain itu, dr Andi menyarankan untuk latihan fleksibilitas seperti yoga dan pilates yang dapat dilakukan setiap saat.

"Jangan lupa berkonsultasi dulu ke dokter sebelum memulai olahraga, pastikan kadar gula darah tetap normal selama berolahraga, melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelah berolahraga," ujarnya

"Pastikan juga asupan cairan cukup dan jangan memaksakan diri, berhentilah kalau sudah terlalu lelah," tambah dr Andi.

Topik Menarik