Bagaimana Cara Beriman kepada Kitab-Kitab Sebelum Alquran? Simak di Sini
BAGAIMANA cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Alquran ? Pertanyaan tersebut mungkin pernah terlintas di benak Anda.
Sebelum turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Allah Subhanahu wa Ta\'ala telah menurunkan beberapa kitab lainnya kepada para nabi terdahulu. Dalam Rukun Iman, seorang Muslim diwajibkan meyakini kitab-kitab yang telah diturunkan.
Lantas, bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Alquran? Simak di sini.
Sebelum membahas mengenai caranya, Anda tentu harus mengetahui jika Allah Subhanahu wa Ta\'ala menurunkan kitab-kitab-Nya yang berisi petunjuk serta cahaya kepada para hamba-Nya.
Turunnya kitab ini tentu sebagai bukti bentuk kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta\'ala penguasa alam kepada para hamba-Nya. Petunjuk untuk mengimani kitab-kitab Allah Ta\'ala mencakup beberapa hal, yakni:
1. Mengimani kitab Allah benar-benar dari sisi-Nya.
Mengimani nama-nama kitab yang diketahui namanya, seperti Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Taurat kepada Nabi Musa Alaihissallam, Injil kepada Nabi Isa Alaihissallam, dan Zabur kepada Nabi Daud Alaihissallam.
3. Mengamalkan hukum-hukum yang tidak terhapus, ridho, dan tunduk kepada Allah Subhanahu wa Ta\'ala.
Lantas, bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Alquran?
Dilansir Muslim.or.id, seluruh kitab yang Allah Azza wa Jalla turunkan kepada para nabi sebelum Muhammad Shallallahu alaihi wassallam telah dihapuskan.
{48}
"Dan Kami telah turunkan kepadamu Alquran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan sebagai muhaimin terhadap kitab-kitab yang lain itu." (QS Al Maidah: 48)
Kata "muhaimin" yang dimaksud adalah Alquran sebagai hakim yang memutuskan benar atau tidaknya suatu perkara yang terdapat dalam kitab-kitab terdahulu. Karena inilah seorang Muslim tidak dibolehkan mengamalkan hukum apa pun di kitab-kitab terdahulu kecuali diakui Alquran. (Lihat kitab Syarh Ushuulil Iman, halaman 3031)
Kitab-kitab terdahulu dihapuskan seiring turunnya Alquran Al \'Adziim yang dijamin keasliannya oleh Allah Subhanahu wa Ta\'ala hingga akhir nanti.
{59}
"... Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Alquran) dan Rasul (sunnah), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS An-Nisaa\': 59) (Husuulul Ma\'muul bi Syarhi Tsalaatsatil Ushuul, halaman 33)
Jadi, jawaban dari pertanyaan bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Alquran? adalah dengan memercayainya, namun tidak menjalankan hukumnya, karena Alquran menjadi sumber dari segala sumber hukum.
Wallahu a\'lam bisshawab.
(RIN)









