Loading...
Loading…
8 Makanan Kontinental Lezat Yang Wajib Dicicipi

8 Makanan Kontinental Lezat Yang Wajib Dicicipi

Gaya Hidup | limone.id | Jumat, 13 Mei 2022 - 05:11

Makanan kontinental merupakan hidangan yang berasal dari negara dengan daratan luas seperti Eropa, Amerika, dan Australia. Biasanya makanan ini terdiri dari tiga hidangan yakni appetizer, main course, dan dessert .

Kebanyakan makanan kontinental memiliki beragam jenis dengan rasa yang sangat lezat. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang tertarik untuk mencicipi dan ketagihan dengan hidangan yang satu ini.

Untukmu yang penasaran dan tertarik dengan makanan kontinental, maka ada baiknya untuk mengetahui serangkaian hidangan ini. Berikut delapan rekomendasi masakan yang cocok untuk dicoba. Rangkaian Hidangan Kontinental Foto: www.rawpixel.com

Pada dasarnya, makanan kontinental terdiri dari tiga hidangan yakni appetizer, main course, dan dessert . Appetizer

Rangkaian pertama yang akan dihidangkan adalah appetizer atau makanan pembuka yang dibuat untuk merangsang nafsu makan. Biasanya makanan ini disajikan sebelum kamu menikmati hidangan lain.

Karena bertujuan untuk membangkitkan selera makan, maka hidangan pembuka ini umumnya disajikan dalam porsi yang kecil. Selain itu, appetizer juga memiliki rasa yang ringan, lezat, dengan tampilan yang menarik.

Baca Juga :
5 Makanan Khas Lampung Terpopuler, Unik Ada yang Terbuat dari Rotan Rebus

Dalam hidangan pembuka juga bisa disajikan dalam kondisi panas atau dingin dengan bobot 50-100 gram.

Untuk cold appetizer biasanya dihidangkan dalam keadaan dingin atau segar seperti salad buah atau sorbet, sedangkan hot appetizer akan dihidangkan dalam keadaan panas, seperti sup. Main course

Seperti namanya, main course merupakan hidangan pokok dengan porsi yang banyak dan padat, sehingga membuatmu akan merasa kenyang. Sering kali hidangan ini akan mencakup beberapa komposisi, termasuk hewani, sayuran, garniture , dan saus.

Komposisi hewani ini biasanya terdiri dari berbagai jenis, seperti steak , daging ayam, atau hidangan laut sebanyak 175-225 gram. Sedangkan sayuran yang dihidangkan umumnya adalah brokoli, bunga kol, buncis, atau asparagus sebanyak 75 gram.

Untuk garniture biasanya disertakan kentang yang terdiri dari 75 gram. Kentang ini juga bisa dibuat dengan berbagai cara memasak, ini bisa disesuaikan dengan komponen hidangan utama lainnya. Dessert

Hidangan terakhir adalah dessert yang dikenal sebagai makanan pencuci mulut untuk menghilangkan aroma atau rasa amis dari makanan sebelumnya. Sehingga tak heran jika hidangan penutup ini disajikan dengan cita rasa manis dan segar.

Baca Juga :
Makanan Khas Medan

Hampir sama seperti appetizer , hidangan penutup ini juga bisa disajikan dalam dua bentuk yakni cold dessert atau hot dessert dengan porsi 100-120 gram.

Pada hidangan dingin, biasanya akan disediakan pudding atau es krim, sedangkan pada hot dessert akan dihidangkan pancake atau apple pie . 8 Rekomendasi Makanan Kontinental

Berikut rekomendasi hidangan kontinental yang bisa dicoba: Carpaccio Foto: www.pinterest.com/Bradley Smoker

Berasal dari italia, carpaccio merupakan makanan pembuka yang terdiri dari lembaran daging sapi atau ikan mentah, mulai dari ikan tuna, salmon, atau swordfish yang diiris secara tipis.

Kemudian hidangan ini ditambahkan dengan jamur dan tomat cherry yang juga dipotong dengan tipis.

Agar rasanya lebih lezat, biasanya hidangan ini juga ditaburi dengan keju parmesan dan jeruk nipis. Selain itu, hidangan ini juga akan disiram oleh minyak zaitun atau jus lemon yang membuatnya memiliki cita rasa tinggi. Salad Foto: www.pinterest.com/skinnytaste.com

Salad menjadi salah satu menu appetizer yang paling banyak disajikan. Umumnya, hidangan ini terdiri dari dua jenis yakni salad sayur dan buah.

Meski bahan pembuatnya berbeda, namun dua jenis salad ini sama-sama disajikan dalam keadaan dingin.

Pada salad buah biasanya terdiri dari campuran berbagai macam buah, mulai dari apel, kiwi, jeruk, stroberi, dan berbagai jenis buah-buahan lainnya.

Sedangkan untuk salad sayuran, umumnya akan terdiri dari wortel, mentimun, tomat, daun selada, serta paprika. Ini semua bisa disesuaikan dengan persediaan sayuran yang tersedia. K ttbullar Foto: www.pinterest.com/zimtkeksundapfeltarte.com

Dalam bahasa Swedia, Ktt berarti daging, dan Bullar adalah roti kecil bulat, yang mana kttbullar sendiri merupakan makanan yang dibuat dari daging giling atau cincang dan dibentuk bulat menyerupai bakso.

Meski bentuknya menyerupai bakso yang merupakan makanan khas Indonesia, namun kttbullar dimasak dengan cara ditumis.

Biasanya hidangan utama ini akan disajikan dengan mashed potatoes dan dilumuri dengan saus cokelat atau brown gravy , bahkan makanan ini juga disantap dengan selai lingonberry. Boeuf bourguignon Foto: www.pinterest.com/Coup de pouce

Baca Juga :
5 Tempat Kuliner Paling Asyik di Bogor, Nomor 2 Mirip Lumbung Peternakan

Makanan tradisional Prancis ini biasanya disajikan sebagai hidangan utama yang terdiri dari daging sapi tenderloin yang empuk dan tidak memiliki lemak.

Uniknya, boeuf bourguignon dimasak dengan menggunakan red wine yang membuat teksturnya menjadi lebih empuk.

Bawang putih, bawang bombay, serta bouquet garni yang terdiri dari daun thyme, bay, dan sage , akan menambah cita rasa dari hidangan.

Daging ini biasanya dimasak hingga airnya habis, kemudian disajikan dengan pasta atau mashed potato , yang akan membuatmu ketagihan. Tyrolean grostl Foto: www.pinterest.com/Chefkoch

Main course yang khas dari Austria ini menjadi makanan yang sering dikonsumsi oleh penduduk yang tinggal di kaki pegunungan Alpen.

Terdiri dari campuran daging babi dan kentang yang ditumis, umumnya makanan ini akan dicampurkan dengan garam, merica, jintan, daun majoran, dan daun parsley.

Berkat campuran tersebut, cita rasa dari tyrolean grostl sangat lezat. Yang membuatnya semakin unik, biasanya makanan utama ini akan disajikan langsung di atas pan yang digunakan untuk memasaknya.

Namun sebelumnya, makanan ini juga ditambahkan dengan telur goreng setengah matang yang membuatnya terasa semakin menggugah selera. Pickle herring Foto: www.pinterest.com/The Spruce

Makanan kontinental yang satu ini berasal dari Denmark yang terbuat dari ikan herring yang banyak ditemukan di Laut Baltik. Karena Denmark berbatasan dengan laut Baltik, maka tak heran jika masyarakat menjadikan ikan herring sebagai makanan utamanya.

Untuk memasaknya, ikan ini akan diasamkan dengan cara direndam dalam cuka, garam, gula, bahkan sering kali dengan tambahan merica, daun salam, dan bawang putih. Kemudian disajikan bersama dengan kentang, telur rebus, atau roti. Pastel de nata Foto: www.pinterest.com/The Sun

Kue tart telur asal Portugis ini juga sering disajikan sebagai makanan penutup.

Sesuai namanya, Pastel memiliki arti kue kering, sedangkan nata artinya adalah krim, sehingga pastel de nata merupakan kue pastri yang dibuat dengan isian krim yang dicampur dengan kuning telur.

Bentuk dari kue ini hampir menyerupai pie mini, di mana bagian luarnya akan terasa renyah namun bagian dalamnya yang sangat lembut. Karena memiliki cita rasa manis, maka tak heran jika kue ini disajikan sebagai hidangan pencuci mulut.

Kamu juga bisa menjadikan hidangan ini sebagai kudapan di sore hari, dan jangan lupa untuk menambahkan teh tawar hangat. Strudel Foto: www.pinterest.com/beyondkimchee.com

Dessert populer asal Eropa ini memang telah terkenal hampir ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Strudel sendiri adalah sajian penutup khas Austria dengan rasa yang sangat lezat.

Kue berlapis ini terbuat dari kulit berbahan dasar tepung terigu yang diisi dengan berbagai buah-buahan, krim, atau lainnya sesuai dengan selera. Salah satu yang terkenal adalah apfelstrudel atau apel strudel yang berisi pastri dan apel.

Biasanya strudel akan disajikan dengan krim dan vanilla custard yang kemudian ditambahkan dengan secangkir espreso.

Original Source

Topik Menarik

{