Apa Bedanya Alter Ego, Bipolar dan Kepribadian Ganda? Ini Informasinya
Alter ego, bipolar dan kepribadian ganda mungkin terkesan mirip karena ketiganya sama-sama menyangkut soal perubahan kepribadian. Namun jika dianalisa lebih jauh, alter ego, bipolar dan kepribadian ganda sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Jadi apa sih perbedaan alter ego, bipolar dan kepribadian ganda? Untuk mengetahuinya, yuk simak informasi dari Yunoya Media berikut ini, guys !
Alter Ego

Alter ego adalah sebuah kepribadian, identitas atau karakter yang diciptakan, dilakoni dan dihilangkan seseorang dalam dirinya secara sadar. Biasanya, alter ego jadi gambaran atau sosok ideal seseorang tentang dirinya yang tak bisa dia miliki.
Alter ego pun bisa muncul saat seseorang punya kemauan untuk menghidupkan karakter idamannya. Mereka yang menggunakan alter ego buatannya acap kali bisa tampil lebih berani dan percaya diri.
Disamping itu, alter ego pun terkadang digunakan untuk merahasiakan sisi pribadi yang ingin dirahasiakan dari orang lain. Misalnya saja nih, kita bisa bikin alter ego yang supel untuk menyembunyikan sifat asli kita yang pemalu.
Dengan berbagai manfaat positif yang dimiliki alter ego, fenomena karakter buatan ini tidak digolongkan sebagai penyakit mental, meski pada beberapa kasus ada alter ego yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Salah satu contoh alter ego yang populer di dunia nyata adalah Sasha Fierce dan Yonce yang lahir dari penyanyi top Beyonc.
Bipolar atau Bipolar Disorder

Bipolar disorder atau gangguan bipolar adalah gangguan mental yang memicu perubahan mood secara drastis. Umumnya, suasana hati pengidap bipolar bisa berubah secara tiba-tiba, dari yang awalnya sangat bahagia (mania) menjadi sangat sedih (depresi).
Gejala umum pengidap bipolar adalah merasa sangat tertekan, putus asa hingga kehilangan semangat beraktivitas saat sedang sedih. Sedangkan kalau lagi happy , dia jadi merasa terlalu bersemangat, bertindak sembrono dan tidak butuh waktu tidur yang lama.
Akibat perubahan ekstrim tersebut, pengidap bipolar dibayangi resiko kurang produktif saat bekerja, dan bukan tak mungkin hubungan sosial juga ikut terganggu.
Bahkan jika bipolar yang dialami tergolong parah, pengidap penyakit ini punya keinginan bunuh diri. Maka dari itu, pengidap bipolar sangat direkomendasikan mencari bantuan medis kala perubahan mood yang drastis itu muncul.
Kepribadian Ganda

Kepribadian ganda atau gangguan identitas disosiatif adalah kondisi dimana seseorang memiliki dua atau lebih kepribadian yang terpisah dan berbeda-beda. Lebih jauh lagi, kepribadian tersebut dapat berubah-ubah tanpa disadari penderitanya.
Kepribadian ganda biasanya disebabkan oleh stres, atau juga bisa dipicu oleh kejadian semasa kecil yang bikin trauma berat seperti kekerasan fisik atau verbal yang terjadi berulang-ulang. Penyakit mental ini pun tak hanya sebatas mengganggu kepribadian, tetapi juga mengganggu ingatan dan kesadaran.
Beralih ke soal kondisi pengidap kepribadian ganda. Saat kepribadian yang satu sedang memegang kendali tubuh, pengidap tidak ingat bahwa dirinya mempunyai kepribadian yang lain, dan sebaliknya.
Selain sifat, perbedaan antar kepribadian juga meliputi nama, aksen bicara dan jenis kelamin. Kepribadian sang pengidap pun berubah saat mengalami hal yang membuatnya teringat kejadian traumatis yang pernah dialaminya.
Adapun gejala orang dengan kepribadian ganda antara lain kecemasan, depresi, sulit tidur hingga halusinasi. Imbasnya, pengidap kepribadian ganda kerap mengalami masalah sosial dan merasa terasingkan dari lingkungan sekitarnya.
Kesimpulan

Singkat kata, alter ego adalah karakter yang bisa diciptakan, dilakoni dan dihilangkan dalam diri secara sadar. Bipolar adalah perubahan mood yang ekstrim dan terjadi secara mendadak. Sedangkan kepribadian ganda adalah kemunculan dua atau lebih kepribadian yang terpisah dan punya perbedaannya masing-masing.
Demikian penjelasan perbedaan alter ego, bipolar dan kepribadian ganda dari Yunoya Media . Bagaimana pendapat kalian?
Ingin Tahu Informasi tentang Pop Culture dan Lifestyle lainnya? Cek terusYunoya Mediadan like fanpage Facebook Yunoya Mediadi sini, ya!










