Waduh! Ternyata Ini Dampak Terlalu Lama Menahan Hasrat Bercinta, Kacau!

Waduh! Ternyata Ini Dampak Terlalu Lama Menahan Hasrat Bercinta, Kacau!

Gaya Hidup | herstory | Jum'at, 11 Maret 2022 - 21:20
share

Berhubungan intim sudah menjadi kebutuhan bagi pasangan suami istri. Melakukan hubungan seks juga memiliki sejumlah manfaat yang baik. Oleh karena itu, pasangan suami istri perlu untuk menyalurkan hasrat seksual.

Namun, pada beberapa kasus terkadang muncul hambatan, seperti harus menjalani hubungan jarak jauh (long distance marriage), mengalami perceraian, atau hidup sendiri karena ditinggal mati oleh pasangan.

Orang dengan kondisi tersebut terkadang harus menahan nafsu. Tahukah, menahan hasrat bisa berdampak negatif secara medis. Berikut ini dampaknya bagi tubuh.

1. Menimbulkan stres dan depresi

Psikolog Craig Malkin menyebut ada beberapa hormon yang terlibat dalam berhubungan ranjang, yakni dopamin, serotonin, norapenephine, dan oksitosin.

Hormon-hormon yang diproduksi sistem saraf pusat tersebut bisa memunculkan hasrat di ranjang, perasaan pusing, dan euforia.

Bila nafsu berhubungan ranjang itu ditahan, kemungkinan munculnya gangguan proses kimia pada otak dapat menimbulkan stres dan depresi.

2. Merusak hubungan dengan pasangan

Menyalurkan hasrat dalam berhubungan ranjang akan membuat rumah tangga lebih erat dan langgeng. Karenanya, bila hasrat tidak terpenuhi bisa terjadi hubungan yang tak sehat. Menahannya juga dapat menghancurkan hubungan.

3. Cara memadamkan gejolak

Ada beberapa cara untuk memadamkan gejolak hasrat yang memuncak. Pertama, mengeluarkan sendiri.

Kedua, olahraga. Aktivitas fisik bisa mengalihkan gejolak dalam berhubungan ranjang.

Ketiga, bicarakan dengan pasangan. Mengkomunikasikan dengan pasangan sangat penting. Pertimbangkan juga untuk menelpon atau video call pasangan.

Keempat, Lakukan konsultasi ke pakar. Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikologi atau seksolog.

Topik Menarik