Satu Nenek Moyang, Begini Kedekatan Hubungan Rusia-Ukraina Sejak Ratusan Abad Lalu

Satu Nenek Moyang, Begini Kedekatan Hubungan Rusia-Ukraina Sejak Ratusan Abad Lalu

Gaya Hidup | indozone.id | Kamis, 3 Maret 2022 - 15:02
share

Jutaan pasang mata di seluruh dunia tengah menyoroti memanasnya hubungan antara Rusia dan Ukraina. Banyak pihak yang meminta keduanya segera berdamai agar dapat menghentikan aksi agresi militer.

Dilihat dari kaca mata sejarah, Rusia dan Ukraina merupakan dua buah negara yang sebenarnya tidak dapat dipisahkan. Kedua negara itu pernah menjadi satu kesatuan wilayah yang besar.

Sebelum adanya negara modern Rusia maupun Ukraina, wilayah dari kedua negara tersebut merupakan bekas dari sebuah negara kerajaan yang sangat berpengaruh di Abad Pertengahan yaitu Rus Kiev.

Kerajaan Rus Kiev mulai eksis sekitar tahun 880 hingga pertengahan abad ke-12 yang wilayahnya membentang dari Belarusia di bagian barat hingga sebagian Rusia di wilayah timur.

Kerajaan Rus Kiev didirikan oleh Oleg dari Novgorod, seorang pangeran Bangsa Varangia. Diketahui, Bangsa Varangia merupakana nama yang diberikan oleh bangsa Slavia untuk bangsa Viking.

Bangsa Slavia sendiri merupakan bangsa yang mendiami sebagian besar wilayah Eropa Timur atau kini menjadi wilayah negara modern Rusia, Ukraina dan Belarusia.

Kerajaan Rus Kiev mulai runtuh ketika terjadinya invasi bangsa Mongol dalam sebuah pertempuran di Sungai Kalka pada abad ke-13. Sejak saat itu, Rus Kiev menjadi terpecah belah.

Wilayah yang berada di utara Rus Kiev yang tersisa memilih menyatukan diri menjadi Ketsaran Rusia. Namun setelah itu, wilayah tersebut dikuasi oleh Keharyapatihan Lituania, kemudiaan diikuti oleh Persemakmuran Polandia-Lituania.

Dalam Persemakmuran Polandia-Lituania, Kazaki Zaporozhia menolak dilakukannya proses polonisasi oleh pemerintah dan akhirnya melawan pemerintah Persemakmuran yang dikuasai oleh bangsawan Polandia.

Karena adanya persamaan budaya, bahasa dan agama, dia menginginkan adanya penyatuan dengan Rusia. Penyatuan tersebut diformalkan pada Perjanjian Pereyaslav pada tahun 1654.

Mulai dari pertengahan abad ke-17, wilayah Ukraina secara bertahap bergabung dengan Kekaisaran Rusia. Seluruh wilayah Ukraina bergabung pada Kekaisaran Rusia di akhir abad ke-18 setelah Pemisahan Polandia.

Memasuki abad ke-20, tepatnya pada 1918, Ukraina menyatakan kemerdekaan secara penuh dari Rusia. Namun ketika Perang Dunia I berakhir, Ukraina dengan Rusia terlibat perang saudara.

Pada 1922, Ukraina dan Rusia mendirikan Uni Republik Sosialis Soviet atau Uni Soviet. Namun pada 1991, kedua negara itu juga turut menandatangani perjanjian pembubaran Uni Soviet.

Artikel Menarik Lainnya:

Topik Menarik