Kapal Legendaris Kapten James Cook Ditemukan Usai Jadi Misteri Selama 250 Tahun

Kapal Legendaris Kapten James Cook Ditemukan Usai Jadi Misteri Selama 250 Tahun

Gaya Hidup | indozone.id | Kamis, 3 Februari 2022 - 19:12
share

Kisah Kapten James Cook begitu melegenda dalam cerita-cerita sejarah. Merupakanseorang penjelajah dan navigator Inggris.

Ia mengadakan tiga perjalanan ke Samudra Pasifik dan berhasil menentukan garis-garis pantai utamanya. Cook juga membuat peta.

Cook adalah orang Eropa pertama yang mengunjungi Hawaii. Selain itu, dia juga merupakan orang Eropa kedua yang berhasil mencapai Selandia Baru (setelah Abel Tasman) dan berhasil memetakan seluruh garis pantainya.

Kini Kapal Kapten Cook, HMS Endeavour dilaporkan telah ditemukan di lepas pantai Rhode Island setelah selama ini menjadi misteri hampir 250 tahun.

Kapten Cook yang merupakan seorang penjelajah menggunakan kapal itu untuk berlayar di sekitar Pasifik Selatan sebelum mendarat di pantai timur Australia pada tahun 1770.

Kapten James Cook
Kapten James Cook. Foto:Getty

Penampakan terakhir Endeavour adalah pada tahun 1778 selama Perang Revolusi.

Puing-puing kapal yang ditemukan di Pelabuhan Newport, Rhode Island diyakini milik Kapten Cook. Kapal itu terbenam di dasar laut di perairan AS selama hampir 250 tahun.

Kapal itu berada sekitar 500 meter dari bibi rpantai. Puing-puingnya ditemukan 14 meter di bawah permukaan lau dan terkubur dalam sedimen dan lumpur.

Berdasarkan arsip dan bukti arkeologis, saya yakin itu adalah Endeavour. Ini adalah momen penting. Ini bisa dibilang salah satu kapal terpenting dalam sejarah maritim kita," kataKevin Sumption, direktur Museum Maritim Nasional Australia.

Identifikasi puing-puing kapal itutampaknya muncul setelah lebih dari dua dekade penelitian.

Namun, para peneliti di AS mengatakan terlalu diniuntuk mengambil kesimpulan bahwa kapal yang ditemukan itu merupakan kapal milik Kapten James Cook.

Puing-puing kapal diyakini merupakan HMS Endeavour milik Kapten James Cook. (Foto/RIMAP 2019)
Puing-puing kapal diyakini merupakan HMS Endeavour milik Kapten James Cook. (Foto/RIMAP 2019)

Menurut mereka kesimpulan itu haruslah berdasarkan penyelidikan untuk menemukan bukti berdasarkan data dan proses ilmiah.

Mereka mencap pengumuman oleh para ahli Australia sebagai "prematur".

"Terlalu dini. Untuk pelaksanaan penelitian ini dan bagaimana hasilnya terus bagikan kepada publik," kata Kathy Abbass, direktur eksekutif Arkeologi Kelautan Rhode Island

Dia memperingatkan ada pertanyaan yang belum terjawab yang dapat "membalikkan" identifikasi, menurut Proyek Arkeologi Laut Rhode Island.

Puing-puing kapal diyakini merupakan HMS Endeavour milik Kapten James Cook(Foto/RIMAP 2019)
Puing-puing kapal tertimbun endapan dan lumpur. (Foto/RIMAP 2019)

"Apa yang kita lihat di situs kapal karam yang sedang dipelajari konsisten dengan apa yang mungkin diharapkan dari Endeavour, tetapi tidak ada data yang tak terbantahkan yang ditemukan untuk membuktikan bahwa situs tersebut adalah kapal ikonik itu," katanya.

Kapten Cook sendiri meninggalkan Plymouth, Inggris pada Agustus 1768 di mana ia melakukan perjalanan ke Tahiti dan Selandia Baru sebelum mencapai Australia pada tahun 1770.

Dia dan krunya mendarat di Botany Bay untuk merekam flora dan fauna lokal,termasuk penampakan kanguru pertama di Eropa.

Kapal Endeavour kemudian kembali ke Inggris, di mana kapal itu dijual oleh Angkatan Laut Kerajaan kepada pembeli pribadi.

Kapal legendaris itu kemudian digunakan selama Perang Kemerdekaan Amerika untuk mengirim pasukan Inggris melintasi Atlantik untuk berperang.

Selama perang, Inggris juga menggunakannya sebagai kapal penjara tetapi kapal itu sengaja ditenggelamkan pada tahun 1778,bersama dengan 12 kapal lainnyauntuk mencegah invasi.

Sekitar 15 persen dari puing-puing kapal itu tetap ada saat para peneliti berupaya melestarikannya apa kapal-kapal yang tersisa.

Sementara itu kapal Endeavour diyakini terletak di dekat La Libert bersama kapal tenggelam lain yang ditemukan di Pelabuhan Newport.

Beberapa ahli percaya kapal ini sebelumnya bernama Resolusi HMS, juga digunakan oleh Kapten Cook selama perjalanan besar antara tahun 1772 dan 1775.

Itu berarti dua dari empat kapal milik Cook untuk berkelilin keliling dunia mungkin terletak bersebelahan.

Kapten Cook terbunuh pada tahun 1779 selama perjalanan eksplorasi ketiganya di Pasifik ketika mencoba menahan kepala suku Hawaii pada saat itu.

Artikel Menarik Lainnya:

Topik Menarik