Bulog Rekrut Keluarga Pegawai Pertanian yang Gugur Ditembak KKB
Pemerintah memberikan dukungan pendidikan dan pekerjaan kepada keluarga tiga pegawai Dinas Pertanian Tanaman Pangan Papua Pegunungan yang gugur setelah ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Jayawijaya. Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan beasiswa kepada anak-anak korban, sementara Perum Bulog merekrut tiga anggota keluarga korban untuk bekerja di perusahaan tersebut.
"Hari ini kami sebagai Menteri Pertanian dan seluruh teman-teman, kita memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang ditinggalkan. Insyaallah kami beri beasiswa sesuai kemampuan kita, satu orang Rp50 juta. Totalnya dengan keluarganya Rp300 juta," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/9).
Baca Juga:3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB
Amran mengatakan bantuan pendidikan tersebut diberikan sekaligus dan diharapkan dapat membantu anak-anak korban melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia juga meminta keluarga terus mendoakan para korban yang menurutnya gugur saat menjalankan tugas.
Selain beasiswa, Amran menyampaikan tiga anggota keluarga korban yang telah menyelesaikan pendidikan juga telah diterima bekerja di Bulog. Kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap keluarga yang ditinggalkan sekaligus membantu keberlanjutan kehidupan mereka setelah kehilangan anggota keluarga.Amran menyebut ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Tanaman Pangan Papua Pegunungan yang bertugas mengantar pangan ke wilayah terpencil di Jayawijaya. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyebut mereka sebagai pahlawan pangan yang gugur saat menjalankan tugas.
"Kami atas nama pemerintah dari Kementerian Pertanian mengucapkan belasungkawa, duka cita yang mendalam kepada almarhumah dan almarhum. Semoga beliau diterima di sisi-Nya. Beliau pahlawan-pahlawan pangan kita yang gugur pada saat mengantar pangan ke wilayah terjauh," ujarnya.
Baca Juga:3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR: Negara Harus Hadir
Perwakilan keluarga korban, Yohanis Tonglo, mengapresiasi perhatian pemerintah, termasuk bantuan pendidikan dari Kementan dan kebijakan Bulog yang mempekerjakan masing-masing satu anggota dari tiga keluarga korban. Menurut dia, dukungan tersebut membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus menjawab kekhawatiran keluarga mengenai keberlangsungan kehidupan setelah kehilangan orang tua.
Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Mehan, dan Wili Mbuik, gugur setelah ditembak KKB pada Rabu (9/9/2026). Ketiganya diketahui sedang menjalankan tugas mengantar pangan ke wilayah di Kabupaten Jayawijaya.









