IHSG Sesi I Ditutup Turun, Saham MEDS-HALO Terbang Imbas Abu Vulkanik
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak sideways hingga penutupan sesi I perdagangan Senin (7/9/2026). Indeks berakhir turun 0,12 persen ke level 6.628,19 poin.
IHSG bergerak volatil, bahkan sempat menguat dan mengarah ke level 6.700 meski kehilangan tenaga menjelang penutupan. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.620,51 dan 6.667,75.
Sebanyak 210 juta lot saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp7,94 triliun. Sementara frekuensi perdagangan mencapai 1,33 juta kali hingga paruh pertama perdagangan.
Peristiwa erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada pergerakan saham kesehatan terutama produsen masker seperti PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED). Sebaran abu vulkanik erupsi dinilai berpotensi mendongkrak permintaan masker.
Saham-saham batu bara juga terpantau menghijau seiring dengan masih tingginya harga komoditas tersebut. Saham-saham batu bara yang menghijau di antaranya PT Bumi Resources Tbk (PTBA) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA).
Harga Batu Bara Acuan Agustus Turun ke USD124,44 per Ton, tapi Masih Lebih Tinggi dari Tahun Lalu
Secara sektoral, kesehatan dan energi mencoba mendorong IHSG dengan kenaikan masing-masing 1,47 persen dan 1,65 persen. Namun sektor keuangan dan properti menjadi pemberat imbas suku bunga tinggi dan daya beli yang masih lesu.
Subsektor IDX30 dan LQ45 juga melemah masing-masing 0,29 persen dan 0,61 persen. Namun, ISSI dan JII justru kompak naik masing-masing 0,49 persen dan 0,88 persen.
Saham-saham yang masuk deretan top losers yakni PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melemah 11,03 persen ke Rp242, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) turun 9,88 persen ke Rp292, dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) anjlok 9,40 persen ke Rp530.
Sementara jajaran saham top gainers didominasi saham-saham kesehatan yakni PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) naik 34,72 persen ke Rp97, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menguat 24,90 persen ke Rp1.505, dan PT Haloni Jane Tbk (HALO) naik 24,64 persen ke Rp86.
(Rahmat Fiansyah)









