Pertamina NRE Bangun PLTS Kapasitas 1 MWp di Pulau Sembur

Pertamina NRE Bangun PLTS Kapasitas 1 MWp di Pulau Sembur

Ekonomi | sindonews | Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:52
share

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) di Pulau Sembur, Batam, Kepulauan Riau untuk menyediakan listrik berkelanjutan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Pembangkit yang dilengkapi baterai berkapasitas 1 megawatt hour (MWh) tersebut menjadi bagian dari pengembangan PLTS Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bersama Kementerian Koperasi.

"Bagi kami, energi bukan hanya tentang menghasilkan listrik. Yang lebih penting adalah bagaimana listrik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas mereka," kata Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dalam keterangan pers, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga:Pertamina NRE Gandeng China Garap Proyek Energi Bersih

PLTS tersebut dikembangkan karena masyarakat Pulau Sembur sebelumnya masih mengandalkan generator set (genset) untuk memenuhi kebutuhan listrik, yang dinilai cukup membebani perekonomian warga. Kehadiran pembangkit energi surya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sekitar 200 kepala keluarga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Dukungan listrik tersebut juga diarahkan untuk memperkuat aktivitas perikanan melalui pembangunan pabrik es berkapasitas 4 ton per hari dan gudang pendingin. Fasilitas tersebut diharapkan membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha perikanan dan kegiatan ekonomi lainnya.

John mengatakan manfaat PLTS tidak hanya diukur dari tersedianya pasokan listrik, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan dan produktivitas masyarakat. Menurut dia, pasokan listrik yang kontinu dapat membantu meningkatkan taraf hidup warga Pulau Sembur melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial dan ekonomi."Dengan tersedianya fasilitas seperti penyimpan berpendingin dan pembuat es, masyarakat nelayan dapat menjaga kualitas hasil tangkapan lebih baik dan mengembangkan usaha ikannya. Apa yang terjadi di Pulau Sembur hari ini menjadi contoh sederhana bahwa energi bersih dapat hadir dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat," ujarnya.

Baca Juga:Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina

Manfaat kehadiran listrik berbasis energi surya itu turut dirasakan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8), ketika masyarakat untuk pertama kalinya menggelar upacara kemerdekaan di pulau tersebut. Sound system yang digunakan untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya dalam upacara ditenagai listrik dari PLTS, sementara seluruh petugas upacara berasal dari siswa SMP Negeri 49 Batam.

"Yang kami harapkan bukan hanya listriknya menyala, tetapi masyarakat bisa semakin banyak melakukan kegiatan dan mengembangkan usahanya. Kalau kemudian listrik itu juga bisa digunakan untuk kegiatan seperti upacara hari ini, tentu menjadi hal yang membanggakan bagi kami," kata John.

Warga Pulau Sembur Rustam menyambut kehadiran listrik tersebut karena memungkinkan masyarakat berkumpul dan menggelar berbagai kegiatan, termasuk perayaan kemerdekaan dan kegiatan ekonomi dengan dukungan energi bersih.

Topik Menarik