Asing Masih Net Sell, Ini Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos dalam Sepekan
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net sell hingga Rp1,58 triliun selama periode perdagangan 10-14 Agustus 2026.
Sementara, investor asing pada perdagangan Jumat kemarin mencatatkan nilai jual bersih Rp1,034 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp72,873 triliun.
Meski asing catatatkan nett sell, beberapa saham terpantau masih mengalami penguatan yang signifikan dalam sepekan.
Misalnya saham YPAS menjadi saham dengan kenaikan terbesar sepanjang pekan. Harga YPAS meningkat dari Rp630 pada pekan sebelumnya menjadi Rp1.200 per saham pada Jumat (14/8). Dengan demikian, saham tersebut menguat Rp570 atau 90,48 persen dalam sepekan.
Posisi berikutnya ditempati EKAD yang naik 76,54 persen, dari Rp179 menjadi Rp316. Saham STAR menyusul dengan kenaikan 74,44 persen, dari Rp266 menjadi Rp464.
Kemudian, AGAR menguat 60,50 persen dari Rp1.000 menjadi Rp1.605. CSMI naik 59,49 persen dari Rp79 menjadi Rp126. Selanjutnya GIAA melonjak 40,74 persen dari Rp54 menjadi Rp76.
Saham IOTF juga mencatatkan kenaikan 33,96 persen, dari Rp53 menjadi Rp71. TMPO naik 30,87 persen dari Rp149 menjadi Rp195, sedangkan FAST menguat 30,60 persen dari Rp366 menjadi Rp478. Melengkapi daftar 10 besar top gainers, SLIS naik 29,11 persen dari Rp79 menjadi Rp102.
Di sisi lain, tekanan jual paling besar terjadi pada saham BAIK. Harga saham tersebut merosot dari Rp770 menjadi Rp390 per saham, atau turun Rp380 dan mencatatkan koreksi 49,35 persen dalam sepekan.
BACH menjadi saham dengan penurunan terbesar kedua setelah harganya turun 18,25 persen, dari Rp570 menjadi Rp466. FOLK kemudian melemah 18,06 persen dari Rp216 menjadi Rp177, sementara NSSS turun 17,70 persen dari Rp1.045 menjadi Rp860.
Selanjutnya, VOKS turun 15,56 persen dari Rp270 menjadi Rp228. IKBI melemah 14,62 persen dari Rp650 menjadi Rp555. KDTN turun 13,55 persen dari Rp428 menjadi Rp370.
Saham RODA juga terkoreksi 13,51 persen dari Rp74 menjadi Rp64. SHID turun 13,01 persen dari Rp615 menjadi Rp535, sedangkan NTBK menjadi penutup daftar top losers dengan penurunan 12,90 persen, dari Rp93 menjadi Rp81.









