Mal Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi Antisipasi Demo, Ini Fakta-faktanya
JAKARTA - Media sosial dihebohkan dengan pemasangan pagar tinggi di beberapa mal di kota-kota besar. Terbaru, pagar tinggi dipasang di Mal Kota Kasablanka (Kokas) Jakarta milik Pakuwon Group.
Sebelum Kokas, mal yang berada dinaungan Pakuwon di Surabaya juga memasang pagar tinggi di antaranya Pakuwon Mall, Tunjangan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall.
Pengusaha yang tergabung Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) pun buka suara soal pemasangan pagar tinggi. Menurutnya, pemasangan pagar tinggi tersebut untuk antisipasi demo.
Berikut ini Okezone rangkum mal ramai-ramai pasang pagar tinggi, Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
1. Pengusaha soal Mal Pasang Pagar Tinggi
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, pemasangan pagar tinggi yang belakangan ramai di media sosial memang bertujuan sebagai sistem pengamanan dari aksi demonstrasi yang kerap dilakukan.
Alphonzus mengatakan, saat ini beberapa pusat perbelanjaan memang berlokasi atau berdekatan dengan lokasi-lokasi demonstrasi. Utamanya mall-mall yang berada di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, maupun wilayah Jakarta Selatan.
"Beberapa pusat perbelanjaan berada di dekat lokasi yang sering menjadi tempat demonstrasi. Pagar tersebut juga berfungsi sebagai batas pengamanan atau perimeter security apabila ada aksi demonstrasi," ujarnya saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026).
2. Fungsi Pemasangan Pagar di Mal
Menurut Alphonzus, fungsi utama pagar adalah menata akses keluar-masuk pengunjung agar lebih tertib. Dengan adanya pembatas, arus pengunjung dapat diarahkan melalui pintu-pintu tertentu sehingga tidak mengganggu lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan.
"Tujuan utamanya adalah menertibkan akses keluar-masuk pengunjung. Kalau area terbuka, pengunjung bisa masuk dan keluar dari mana saja sehingga berpotensi mengganggu lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan," ujar Alphonzus.
3. Banyak Mal Pasang Pagar
Dia menjelaskan, penggunaan pagar sebenarnya telah lama diterapkan oleh banyak pusat perbelanjaan di Indonesia. Karena itu, menurutnya, pemasangan pagar bukan merupakan respons terhadap isu tertentu yang belakangan ramai dibicarakan publik.
"Sebenarnya banyak pusat perbelanjaan yang sejak awal memang sudah menggunakan pagar. Jadi bukan sesuatu yang baru," katanya.









