Efek Lebaran, Penjualan Elzatta (ZATA) Tumbuh 10 Persen pada Kuartal I-2026
IDXChannel - PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) mencetak kinerja positif pada tiga bulan pertama tahun ini, seiring momentum Lebaran yang jatuh pada Maret 2026.
Perusahaan fesyen muslim yang memiliki merek Elzatta dan Dauky itu membukukan penjualan senilai Rp74,19 miliar sepanjang kuartal I-2026, tumbuh 10 persen dari periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp67,3 miliar. Hal tersebut terungkap dalam laporan keuangan unaudited yang terbit Sabtu (12/7/2026).
Penjualan ZATA terbagi ke dalam dua segmen, yakni pakaian dan aksesoris. Segmen pakaian masih menjadi motor utama pendapatan dengan kontribusi mencapai 99 persen setara Rp73,6 miliar dan sisanya Rp568 juta dari penjualan aksesoris.
Dari sisi channeling, penjualan eceran menyumbang Rp51,9 miliar dari total penjualan ZATA, sedangkan penjualan kemitraan berkontribusi sebesar Rp22,3 miliar. Adapun penjualan mitra naik 34 persen sedangkan penjualan eceran tumbuh tipis 0,2 persen.
ZATA juga mencatat perbaikan dari sisi profitabilitas. Laba kotor tumbuh 12 persen menjadi Rp35,3 miliar, sejalan dengan kenaikan penjualan dan terkendalinya beban pokok pendapatan. Laba bersih ikut tertekek naik 34 persen dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar.
Arus kas ZATA juga meningkat, tercermin dari arus kas dari aktivitas operasional yang naik 141 persen menjadi Rp28,7 miliar di kuartal I-2026. Capaian tersebut terdongkrak penerimaan kas dari pelanggan yang naik 25 persen menjadi Rp80,5 miliar, sedangkan pembayaran kepada pemasok turun 14 persen menjadi Rp30 miliar.
Kondisi tersebut membuat kas dan setara kas ZATA dalam tiga bulan awal bertambah Rp24 miliar. Hingga 31 Maret 2026, posisi kas dan setara kas mencapai Rp31,6 miliar.
Pada periode yang sama, ZATA juga mencatat utang berbunga sebesar Rp51,3 miliar. Sementara itu ekuitas perseroan mencapai Rp367,7 miliar.
Saham ZATA bertengger di level Rp50 per saham dengan valuasi Rp467 miliar. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan suspensi atas saham ZATA karena belum menyampaikan laporan keuangan dan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
(Rahmat Fiansyah)









