Krakatau Steel (KRAS) Alihkan Aset Hotel Senilai Rp312 Miliar ke InJourney Hospitality
IDXChannel - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KIS), berencana melakukan pemisahan usaha berupa aset hotel The Royale Krakatau Hotel kepada PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (2/7/2026), masing-masing PT HIN dan InJourney merupakan pihak afiliasi dari perseroan. Sebab, ketiganya dikendalikan secara tidak langsung oleh pihak yang sama, yaitu Negara Republik Indonesia.
Selanjutnya, nilai transaksinya sebesar Rp312 miliar atau sekitar 2,58 persen dari ekuitas KRAS berdasarkan laporan keuangan tahunan yang diaudit per 31 Desember 2025, tercatat sebesar USD725,51 juta.
Manajemen KRAS menyampaikan, rencana pelepasan aset hotel merupakan tindak lanjut arahan PT Danantara Asset Management (Persero) terkait konsolidasi hotel BUMN dan penataan portofolio bisnis dengan memperhatikan Surat Danantara No. SR.216/DI-DAM/DO/2025 tanggal 28 November 2025 Pengalihan Operatorship kepada HIN.
"Transaksi ini diharapkan dapat memperkuat posisi bisnis, meningkatkan sinergi, dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi PT KSI maupun perseroan dan grup perseroan," katanya.
Kemudian, manfaat yang diharapkan akan diperoleh perseroan dengan dilakukannya transaksi antara lain dapat mendukung fokus bisnis PT KSI, mengurangi eksposur terhadap risiko operasional bisnis perhotelan, serta sejalan dengan arah konsolidasi dan optimalisasi portofolio bisnis di bawah Danantara.
Sebagai informasi, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membuka peluang kemitraan dengan investor strategis di sektor perhotelan setelah proses konsolidasi 120 hotel BUMN berjalan.
Seluruh aset hotel tersebut akan berada di bawah PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality.
(Dhera Arizona)









