Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina

Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:47
share

PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mencatat hasil positif dari investasi strategisnya di Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) Filipina setelah mengakuisisi 20 saham perusahaan energi terbarukan tersebut pada Juni 2025. Investasi itu tidak hanya menghasilkan dividen, tetapi juga meningkatkan nilai investasi seiring lonjakan kapitalisasi pasar CREC hingga hampir 50.

“Pembagian dividen dari CREC dalam kurun waktu setahun menjadi bukti bahwa investasi yang kami lakukan tidak hanya memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga telah memberikan manfaat finansial yang nyata,” ujar Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga:Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak

Sri mengatakan kapitalisasi pasar CREC hingga triwulan II 2026 meningkat dari sekitar 600 juta dolar AS menjadi mendekati 900 juta dolar AS. Kenaikan tersebut mencerminkan prospek bisnis energi terbarukan yang semakin kuat sekaligus mempertegas strategi investasi anorganik Pertamina NRE dalam memperluas portofolio energi bersih di kawasan regional.

Menurut dia, keberhasilan investasi tersebut memperkuat komitmen perusahaan untuk mengembangkan portofolio investasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Pertamina NRE juga terus memantau implementasi strategi jangka pendek dan jangka panjang CREC guna memastikan optimalisasi penciptaan nilai perusahaan.Saat ini CREC memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) lebih dari 1.200 MWdc dan menjadi salah satu pengembang energi surya terbesar di Filipina. Aset tersebut dinilai strategis dalam mendukung ekspansi bisnis energi baru dan terbarukan Pertamina NRE di Asia Tenggara.

Direktur CREC yang mewakili Pertamina NRE, Eri Reksoprojo, mengatakan kolaborasi kedua perusahaan merupakan investasi strategis yang saling menguntungkan. Selain memberikan imbal hasil investasi atau return on investment (ROI) sebesar 43,4, kemitraan itu juga membuka peluang pengembangan kerja sama bisnis energi bersih di masa depan.

“Perolehan dividen dan capaian ROI 43,4 yang menggembirakan ini merupakan cerminan dari sebuah inisiatif investasi yang dilakukan secara disiplin, akuntabel, serta mengedepankan tata kelola dan fundamental bisnis yang baik,” kata Eri.

Baca Juga:24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia

Pertamina NRE akan terus memperkuat strategi investasi berbasis penciptaan nilai melalui peningkatan return investasi dan penguatan kapabilitas bisnis energi bersih. Kerja sama dengan CREC juga dinilai membuka peluang transfer teknologi, pengembangan proyek energi terbarukan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Dukungan terhadap investasi tersebut juga datang dari Danantara Investment Management. Chief Investment Officer Danantara Investment Management Pandu Patria Sjahrir menilai investasi Pertamina NRE di CREC memiliki nilai strategis jangka panjang, termasuk potensi kerja sama lintas negara di kawasan ASEAN, seperti ekspor panel surya, transfer teknologi, dan pengembangan tenaga kerja Indonesia di sektor energi terbarukan.

Topik Menarik