Harga Emas Tergelincir, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi

Harga Emas Tergelincir, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 2 Juni 2026 - 07:20
share

IDXChannel - Harga emas dunia turun pada Senin (1/6/2026) seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral mungkin mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Harga emas spot turun 1,23 persen menjadi USD4.484,72 per troy ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan pada Jumat pekan lalu.

Penguatan dolar AS membuat logam mulia yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama kemungkinan terus menekan emas, kecuali imbal hasil obligasi berhenti naik dan suku bunga mulai stabil atau bergerak lebih rendah," kata analis pasar di American Gold Exchange, Jim Wyckoff, dikutip Reuters.

Iran mengatakan telah menyerang pangkalan militer AS setelah serangan Washington terhadap target-target militer Iran pada akhir pekan.

Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran masih berlangsung dengan cepat.

Harga minyak menguat dan menambah kekhawatiran inflasi terkait konflik Iran. Kondisi ini berpotensi mendorong bank sentral menaikkan suku bunga untuk menahan tekanan kenaikan harga.

Menurut alat FedWatch CME Group, pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 54 persen untuk setidaknya satu kali kenaikan suku bunga AS hingga akhir tahun.

Meski emas kerap dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya cenderung berkurang ketika suku bunga tinggi karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil.

Pelaku pasar kini menantikan serangkaian data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan rilis pekan ini, serta komentar dari para pejabat Federal Reserve (The Fed).

"Setelah situasi geopolitik stabil dan guncangan energi mulai mereda, kami memperkirakan investor akan kembali fokus pada tema-tema struktural yang telah menopang pasar bullish emas dalam beberapa tahun terakhir," ujar analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Menurut Hansen, bank-bank sentral diperkirakan tetap menjadi pembeli bersih emas dalam setahun ke depan.

Di logam mulia lainnya, harga perak spot stabil di USD75,26 per ons, platinum naik 0,7 persen menjadi USD1.929,60 per ons, dan paladium menguat 0,9 persen ke USD1.366,44 per ons.

Dalam catatan riset tertanggal Jumat, Morgan Stanley menyebut pasar paladium bergerak menuju kondisi yang lebih seimbang karena keterbatasan pasokan mulai diimbangi oleh melemahnya permintaan dari industri otomotif. (Aldo Fernando)

Topik Menarik