Pejabat The Fed Christopher Waller Serukan Sikap Hawkish, Sinyal Kenaikan Suku Bunga Menguat

Pejabat The Fed Christopher Waller Serukan Sikap Hawkish, Sinyal Kenaikan Suku Bunga Menguat

Ekonomi | idxchannel | Senin, 25 Mei 2026 - 06:24
share

IDXChannel - Gubernur The Fed Christopher Waller, salah satu suara berpengaruh dalam penentuan kebijakan mengatakan bank sentral AS seharusnya menghapus “bias pelonggaran” dari pernyataan kebijakannya dan secara efektif membuka peluang untuk kemungkinan kenaikan suku bunga.

Waller menegaskan bahwa dia tidak sedang mendorong kenaikan suku bunga saat ini, namun merasa The Fed perlu mempertahankan arah kebijakan, setidaknya sampai jelas bahwa inflasi menjadi lebih persisten dan kembali ke target 2 persen.

Dalam sebuah forum ekonomi di Jerman, dia menyampaikan kritik tajam kepada pihak-pihak yang masih mempertimbangkan penurunan biaya pinjaman.

“Agak gila untuk mengatakan bahwa kita bisa mulai membicarakan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat,” kata Waller, dilansir Reuters, Minggu (24/5/2026).

Komentarnya memperbesar dilema yang dihadapi Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, yang dilantik hanya satu jam setelah pernyataan Waller. Waller sendiri juga sempat menjadi kandidat untuk menggantikan Ketua The Fed yang habis masa jabatannya, Jerome Powell.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump yang menunjuk Warsh, telah lama mendorong suku bunga jauh lebih rendah, bahkan sering mengkritik Powell karena tidak mengikuti keinginannya.

Dengan inflasi pilihan The Fed tercatat mencapai 3,8 persen pada April dan semakin meluas ke berbagai sektor barang dan jasa, Waller mengatakan dia akan mendukung penghapusan ‘bias pelonggaran’ dalam pernyataan kebijakan agar jelas bahwa penurunan suku bunga tidak lebih mungkin terjadi dibandingkan kenaikan suku bunga.

Ekspektasi Pasar Berubah

Kontrak berbasis suku bunga kebijakan menunjukkan sekitar dua dari tiga peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober The Fed, dan peluang hampir seimbang untuk kenaikan pada September. Sebelum komentar Waller, pelaku pasar memperkirakan kenaikan baru akan terjadi pada Desember.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik