4 Fakta Purbaya Buka Suara soal Sakit Masuk RS hingga Mau Naik Haji
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal kabar sakit hingga masuk rumah sakit (RS) karena kondisi kesehatan yang memburuk. Kabar ini viral dan beredar di media sosial.
Usai dikabarkan sakit, Purbaya berencana berangkat haji ke Tanah Suci pada 21 Mei 2026. Dirinya pun telah menyiapkan doa yang terbaik untuk perekonomian Indonesia.
Berikut ini Okezone sajikan fakta-fakta Purbaya buka suara soal sakit masuk RS hingga mau naik haji, Jakarta, Sabtu (8/5/2026):
1. Purbaya Akui ke RS untuk Pengecekan
Purbaya membenarkan sempat mendatangi rumah sakit, namun menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah pemeriksaan kesehatan rutin biasa dan saat ini dirinya sudah kembali beraktivitas.
“Iya masuk rumah sakit, tapi keluar lagi,” kata Purbaya ke awak media di kantornya, Senin (4/5/2026).
Klarifikasi ini sekaligus mematahkan spekulasi yang beredar di masyarakat dan media sosial bahwa bendahara negara tersebut dalam kondisi kritis atau tidak berdaya.
IHSG Sesi I Melemah ke Level 7.268
Menjawab pertanyaan mengenai kabar kadar gula darahnya yang sempat menyentuh angka 600, Purbaya justru mempertanyakan sumber informasi tersebut dan memastikan bahwa angka kesehatannya saat ini sangat stabil.
"Siapa yang bilang? Bagus sekarang. Sekarang aman. 118 sudah normal lagi. Udah, saya pikir semuanya sudah lumayan, kan?" ujar Purbaya menanggapi kabar kadar gula darahnya.
Selain isu gula darah, dia juga mengonfirmasi bahwa masalah sakit pinggang yang sempat dikabarkan dialaminya kini sudah kembali normal. Dia menegaskan tidak ada kendala fisik yang mengganggu kinerjanya saat ini.
2. Purbaya Singgung Isu Liar Mau Dipecat
Purbaya juga menanggapi dengan nada bercanda berbagai isu liar yang berkembang, termasuk kabar bahwa dirinya sudah tidak mampu bangun dari tempat tidur hingga isu pergantian posisi di kabinet.
"Banyak gosip ya? Katanya udah enggak bisa bangkit dari tempat tidur, mau dipecat hahahahaha," selorohnya.
3. Purbaya Bagikan Momen Berenang
Sebelum menjelaskan soal kabar dirinya sakit, Purbaya membagikan momen sedang melakukan aktivitas berenang di tengah kabar sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Momen tersebut dibagikan Purbaya melalui akun resmi sosial media TikTok miliknya, pada Minggu siang (3/5/2026).
Melalui keterangan fotonya, Purbaya memberikan motivasi khusus kepada para Gen Z agar tetap menjaga kebugaran tubuh di tengah kesibukan. Ia menekankan pentingnya berolahraga, apa pun jenisnya.
"Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalau saya biasanya renang sih," tulis Purbaya dalam unggahan tersebut dikutip Minggu (3/5/2026).
Tidak hanya soal kesehatan fisik, Purbaya juga menyisipkan pesan mengenai kesiapan menghadapi rutinitas pekerjaan pasca berakhirnya libur panjang. Ia menyinggung berakhirnya masa libur panjang dan semangat untuk kembali beraktivitas pada hari Senin dengan istilah yang akrab di telinga para pelaku pasar modal atau ekonomi, yakni 'siap-siap serok'.
"Enggak berasa long weekendnya. Hari Senin siap-siap serok ya," kata Purbaya dengan tambahan emoticon tersenyum.
4. Purbaya Naik Haji
Sementara itu, Purbaya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada 21 Mei 2026. Di sela persiapannya, Purbaya tengah fokus mengikuti pembekalan teknis agar proses ibadah dapat berjalan dengan lancar.
"(Berangkat tanggal) 21 kalau jadi. Insya Allah. Nanti malam mau latihan tuh, katanya malam saya mau ditentir gimana cara melakukan haji yang baik," kata Purbaya dalam Bincang Bareng Media di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Selain kesiapan fisik dan mental, Purbaya menuturkan telah menyiapkan permohonan khusus yang akan dipanjatkan di tempat-tempat mustajab.
Fokus utama doanya adalah keberlanjutan penguatan ekonomi Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat dalam beberapa tahun ke depan.
"Doanya pertumbuhan ekonomi (Indonesia) makin cepat. Doa supaya ekonomi bagus terus, makin kuat, tiga tahun lagi kita kaya bareng-bareng," ujarnya.
Rencana ibadah haji Purbaya ini bertepatan dengan momentum positif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada kuartal I 2026 berhasil mencapai angka 5,61 persen (yoy). Capaian ini melampaui performa periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 4,87 persen.
Purbaya bahkan menyebut pencapaian ini sebagai sebuah "keajaiban" karena pemerintah mampu mengakselerasi roda ekonomi tanpa memerlukan tambahan anggaran baru.










