BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Digelar di Jakarta, Peluang Emas Inovator Lokal Tembus Pasar Global
BRICS Industrial Innovation Contest 2026 – Indonesia Overseas Qualifier resmi dibuka di Jakarta sebagai upaya mendorong penguatan ekonomi berbasis inovasi teknologi dan industri. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026 di Jakarta dan diharapkan membuka akses lebih luas bagi inovator nasional ke pasar global.
"Ajang ini merupakan bagian dari inisiatif BRICS dalam mendorong inovasi lintas negara, khususnya pada sektor Artificial Intelligence, Green Industry, Low-Altitude Technology, dan Energy Electronics," ujar Ketua Dewan Pembina INTI Pusat, Teddy Sugianto dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga:BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40 Ekonomi Dunia di 2025
Kompetisi ini merupakan bagian dari agenda kerja sama BRICS dalam menghadapi Revolusi Industri Baru, sekaligus memperkuat kolaborasi konkret antara China dan Indonesia di sektor teknologi, investasi, dan pengembangan industri bernilai tambah.
Harga BBM 1 April 2026 Naik Jadi Berapa? Cek Daftar Terbaru di Pertamina hingga Shell Hari Ini
Penyelenggaraan ajang ini melibatkan International Economic and Technical Cooperation Center di bawah Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, serta didukung oleh China Datang Overseas Investment Co., Ltd. Kompetisi ini menjadi pintu masuk bagi proyek inovasi Indonesia untuk menjangkau ekosistem industri global.
Melalui kompetisi tersebut, proyek-proyek unggulan berpeluang memperoleh akses ke jaringan industri, peluang pendanaan, serta percepatan komersialisasi teknologi. Langkah ini dinilai dapat mendorong lahirnya industri baru berbasis inovasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Ajang ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari universitas, lembaga riset, perusahaan, hingga startup dan komunitas inovator di seluruh Indonesia. Fokus kompetisi mencakup empat sektor strategis, yakni kecerdasan buatan, industri hijau, teknologi ketinggian rendah seperti drone, serta elektronik energi.
Baca Juga:Pakistan Buka 6 Jalur Perdagangan Darat ke Iran di Tengah Blokade Selat Hormuz
Keempat sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi industri dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, khususnya pada teknologi masa depan dan transisi energi.
Wall Street Ditutup Beragam, Komentar Powell Bawa Angin Segar di Tengah Perang Timur Tengah
Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari unsur pemerintah, akademisi, asosiasi industri, dan pakar perguruan tinggi melalui presentasi proyek. Proyek terbaik akan mendapatkan sertifikat resmi serta rekomendasi untuk melaju ke babak final global BRICS Industrial Innovation 2026 di Xiamen, China.
Pendaftaran kompetisi dibuka hingga 5 Mei 2026. Ajang ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara Indonesia, China, dan negara-negara BRICS dalam membangun industri masa depan yang berdaya saing tinggi.










