IHSG Besok Diprediksi Rawan Koreksi, Pantau Pergerakan Saham ADMR, DAAZ hingga HRTA
IDXChannel - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 20–24 April 2026 ditutup melemah signifikan.
IHSG tercatat turun sebesar 6,61 persen dan berakhir di level 7.129,490 dari posisi 7.643,004 pada pekan sebelumnya.
Dikutip dari riset MNC Sekuritas Minggu (26/4/2026), dalam timeframe weekly, IHSG terkoreksi 6,61 persen dan disertai dengan tingginya tekanan jual.
"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah," ditulis keterangan tertulis Minggu (26/4/2026).
Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7.022-7.115 sekaligus menutup area gap-nya.
Support: 7.022, 6.917. Sedangkan resistance: 7.313, 7.484
ADMR - Buy on Weakness
ADMR menguat 1,90 persen ke Rp1.880 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Diperkirakan, posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.
Buy on Weakness: Rp1.775-1.865
Target Price: Rp1.970, Rp2.090
Stoploss: below Rp1.740
BULL - Buy on Weakness
BULL terkoreksi 4,50 persen ke Rp530 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Diperkirakan, posisi BULL sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) dari wave [B].
Buy on Weakness: Rp482-530
Target Price: Rp595, Rp630
Stoploss: below Rp468
DAAZ - Buy on Weakness
DAAZ menguat 5,80 persen ke Rp2.370 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan DAAZ belum mampu break dari MA20. Saat ini, posisi DAAZ diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: Rp1.930-2.220
Target Price: Rp2.670, Rp2.910
Stoploss: below Rp1.805
HRTA - Buy on Weakness
HRTA terkoreksi 2,66 persen ke Rp2.930 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi HRTA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B) di label hitam.
Buy on Weakness: Rp2.720-2.880
Target Price: Rp3.120, Rp3.280
Stoploss: below Rp2.660
(kunthi fahmar sandy)










