Segini Kisaran Gaji Mata Elang atau Matel di Indonesia
JAKARTA – Segini kisaran gaji mata elang atau matel di Indonesia.
Penagih kendaraan atau yang dikenal dengan istilah mata elang (matel) kembali menjadi sorotan masyarakat. Terbaru, kelompok matel terlibat bentrokan dengan sejumlah warga di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 16.25 WIB.
“Awalnya ada warga, tetapi bukan warga Cakung, motornya ditarik oleh matel. Mungkin yang bersangkutan kemudian menghubungi teman-temannya,” kata Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra.
Diduga tidak terima atas penarikan tersebut, pemilik kendaraan bersama sejumlah rekannya mendatangi kantor matel yang berada di wilayah hukum Polsek Cakung. Aksi itu memicu ketegangan hingga berujung bentrokan singkat.
“Karena mungkin kesal, mereka datang ke kantor matel itu. Kebetulan kantornya ada di wilayah kami,” ujarnya.
Di tengah sorotan atas kejadian tersebut, besaran gaji para penagih kendaraan ini turut menjadi perhatian. Gaji mata elang bervariasi, dengan sejumlah laporan menyebutkan kisaran pendapatan mencapai Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan dari pihak leasing yang mempekerjakan mereka.
Para debt collector umumnya bekerja berdasarkan perintah atasan melalui surat kuasa untuk menarik kendaraan milik debitur yang menunggak. Berbekal surat tersebut, mereka berkeliling mencari target penarikan.
Namun dalam praktiknya, sebagian pihak kerap disorot karena diduga menggunakan intimidasi hingga kekerasan dalam proses penagihan.
Gaji debt collector di perusahaan pinjaman online (pinjol) juga disebut cukup besar. Berdasarkan sejumlah unggahan di media sosial, pendapatan penagih utang dapat mencapai sekitar Rp20 juta per bulan.









