Program B50 Siap Diterapkan 1 Juli 2026, Bahlil: Kebijakan Negara Survival Mode

Program B50 Siap Diterapkan 1 Juli 2026, Bahlil: Kebijakan Negara Survival Mode

Ekonomi | okezone | Sabtu, 11 April 2026 - 16:35
share

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan progres uji coba biodiesel 50 persen (B50) mencapai 70 persen. Bahan bakar campuran CPO ini ditargetkan berjalan pada 1 Juli 2026.

Bahlil menjelaskan, kehadiran B50 ini diharapkan mampu menekan impor BBM utamanya jenis solar.  Bahlil menyebut kebijakan ini diambil sebagai langkah survival untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah konflik di Timur Tengah.

"Ini sudah menjadi kebijakan negara, ini survival mode. Supaya kita tidak tergantung pada global terhadap BBM kita, khususnya untuk solar," ujar Bahlil saat ditemui di Kantornya, Jumat (10/4/2026).

Bahlil menjelaskan, uji coba penggunaan B50 pada alat berat, kereta api, kapal, hingga kendaraan bermotor telah mencapai 60-70 persen. Ia menargetkan uji coba tersebut rampung paling telat pada Juni 2026 sebelum di-launching pada Juli 2026.

Namun demikian, Bahlil mengatakan pihaknya masih melakukan penyesuaian terkait adanya penilaian bahwa kapasitas produksi biodiesel nasional belum sepenuhnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan implementasi B50 secara penuh. Bahlil memastikan masalah tersebut sudah didapatkan solusinya. 

 

Terkait dengan adanya penilaian bahwa kapasitas produksi biodiesel nasional belum sepenuhnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan implementasi B50 secara penuh, Bahlil mengatakan pihaknya terus melakukan penyesuaian dan sudah ada solusinya. Meskipun ia tidak menjelaskan detail.

"Kita terus melakukan penyelesaian. Tapi insyaAllah sudah ada solusi kok," katanya.

Sebelumnya dikutip dari laman resmi Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Sekretaris Jenderal Aprobi Ernest Gunawan menilai bahwa industri biodiesel nasional belum siap untuk meningkatkan campuran menjadi B50 pada tahun 2026. 

Peningkatan tersebut akan mengharuskan pabrikan untuk menggunakan seluruh kapasitas produksi yang ada. Dia memperkirakan kebutuhan CPO untuk produksi FAME dalam program B50 dapat mencapai 18 juta ton atau setara 20 juta kiloliter. Sementara itu, kapasitas terpasang industri biodiesel nasional saat ini baru mampu menyerap 19,56 juta ton CPO.

Topik Menarik