IHSG Diproyeksi Mixed Pekan Depan, Saham Free Float Rendah Bayangi Pasar
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif pada pekan depan dengan kecenderungan terbatas pada rentang 6.900 hingga 7.152.
Menurut Technical Analyst WH Project William Hartanto, IHSG saat ini masih bergerak dalam pola downtrend channel, meski posisi candlestick mulai naik dari garis support.
Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi jenuh jual (oversold) sekaligus pembentukan support psikologis di level 7.000.
"IHSG pekan ini berpotensi bergerak mixed dalam range 6.900-7.152," tulis William dalam risetnya, Minggu (5/4/2026).
Namun demikian, dia menilai sinyal pelemahan lanjutan masih membayangi setelah terbentuknya pola evening star pada grafik harian, yang umumnya menjadi indikasi tekanan turun dalam jangka pendek.
Sepanjang pekan lalu, IHSG tercatat masih mampu bertahan di atas level 7.000. Hal ini membuka peluang terjadinya fase pembentukan dasar (bottoming), meski tidak menutup kemungkinan adanya koreksi lanjutan pada awal pekan.
Dari sisi sentimen, pasar masih dibayangi oleh implementasi daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high share concentration/HSC) yang disusun untuk memenuhi kriteria indeks MSCI.
Kebijakan tersebut berpotensi memicu arus keluar dana (outflow), terutama pada saham dengan tingkat free float rendah namun memiliki bobot besar di indeks.
Sejumlah saham yang telah masuk dalam kategori tersebut antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Kedua saham ini berpotensi mengalami tekanan jual signifikan, yang pada akhirnya dapat memberikan dampak terhadap pergerakan IHSG secara keseluruhan.
Meski demikian, William meyakini kondisi IHSG masih relatif aman selama mampu bertahan dan kembali menguat di atas level 7.000 yang mengindikasikan bahwa tekanan utama lebih terfokus pada saham-saham tertentu, bukan keseluruhan pasar.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:
- INDF, buy, estimasi target 7.150-7.200. Support 6200 dan resistance 7000.
- ICBP, buy, estimasi target 7.950-8.100. Support 7.075 dan resistance 7.700.
- TAPG, buy, estimasi target 1.900-2.000. Support 1800 dan resistance 1.900.
(DESI ANGRIANI)










